BERITA62.COM, Barito Timur – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Barito Timur, Rada Karuniani Adi Mula Nakalelu, menunjukkan kepeduliannya kepada kesehatan masyarakat dengan mengunjungi langsung para pasien bakti sosial operasi bibir sumbing dan kelainan langit-langit mulut yang tengah menjalani perawatan di RSUD Tamiang Layang, Jumat, 19 Desember 2025.
Kunjungan tersebut dilakukan sekitar pukul 10.30 WIB sebagai bentuk dukungan moril kepada para penyandang bibir sumbing dari berbagai kelompok usia. Dalam kesempatan itu, Ketua GOW didampingi jajaran pengurus menyerahkan bingkisan sekaligus memberikan semangat dan motivasi agar para pasien segera pulih pascaoperasi.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para pasien dan keluarganya. Operasi ini bukan hanya tindakan medis untuk memperbaiki penampilan, tetapi juga tentang harapan dan masa depan yang lebih baik bagi mereka,” ujar Ketua GOW.
Ia menambahkan, kegiatan bakti sosial tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan spesialis. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan operasi gratis ini.
“Kami mengapresiasi kerja sama Pemerintah Kabupaten Barito Timur dengan Smile Train Indonesia dan Yayasan Anugrah Sentosa Surabaya. Sinergi ini sangat mulia dan nyata manfaatnya bagi masyarakat,” tambahnya.
Rada pun berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang terbantu, dan anak-anak kita bisa tumbuh dengan lebih sehat, percaya diri dan penuh harapan,” pungkasnya.
Dalam bakti sosial tersebut, tercatat sembilan pasien menjalani operasi, dari total 12 orang yang mendaftar. Para pasien berasal dari berbagai rentang usia, mulai dari balita usia 5 bulan hingga lansia berusia 69 tahun, terdiri dari balita, anak-anak, pemuda-pemudi, hingga orang tua.
Sebelumnya, Bupati Barito Timur M Yamin bersama Forkopimda juga telah meninjau langsung pelaksanaan operasi tersebut dan memastikan seluruh rangkaian pelayanan diberikan secara gratis, aman dan sesuai standar medis.
Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penyandang bibir sumbing sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri mereka untuk beraktivitas di tengah masyarakat. (BME-1)






