BERITA62.COM, Barito Timur – Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, menyalurkan bantuan sosial berupa bahan kebutuhan pokok kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang datang berkunjung, Senin, 20 April 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sekaligus rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62. Bantuan diserahkan langsung di ruang layanan kunjungan dengan suasana hangat dan penuh keakraban.
Penyaluran bantuan dipimpin oleh Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, didampingi jajaran pejabat struktural. Sejumlah keluarga WBP tampak antusias menerima bantuan yang dinilai sangat membantu di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil.
Agung Novarianto menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian jajaran Pemasyarakatan terhadap masyarakat, khususnya keluarga WBP yang turut merasakan dampak sosial dari proses pembinaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir tidak hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kepedulian sosial. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan menjadi bentuk perhatian kami kepada keluarga WBP,” ujarnya.
Karutan menambahkan, kegiatan sosial tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara petugas Pemasyarakatan dan masyarakat. Interaksi yang positif, menurutnya, akan mendorong meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi Pemasyarakatan.
“Momentum ini sekaligus memperkuat silaturahmi dan sinergitas dengan masyarakat. Kami berharap kepercayaan publik terhadap Pemasyarakatan semakin meningkat, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara petugas dan keluarga WBP,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar serta mendapat respons positif dari para penerima bantuan. Beberapa keluarga WBP mengaku terbantu dengan perhatian yang diberikan, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Rutan Tamiang Layang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas Pemasyarakatan, khususnya dalam menyongsong HBP ke-62. (BME-1)








