BERITA62.COM, Barito Timur – Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur kembali menggelar razia insidental secara mendadak pada tengah malam di area hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Sabtu, 24 Januari 2026.
Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kepala Rutan untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib).
Razia yang dilaksanakan tanpa pemberitahuan tersebut menyasar langsung blok hunian WBP. Petugas menyisir setiap kamar hunian guna memastikan tidak adanya barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di dalam rutan.
Kegiatan dipimpin oleh Plh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Tamiang Layang, Dhimas Calandra Anggita, bersama staf serta regu pengamanan.
Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh, terukur dan tetap mengedepankan sikap humanis sesuai dengan standar operasional prosedur pemasyarakatan.
“Hasil razia tidak ditemukan handphone maupun narkoba di kamar hunian WBP. Namun kami masih menemukan beberapa barang terlarang berbahan kaca dan logam yang berpotensi membahayakan keamanan,” ujar Dhimas Calandra Anggita kepada wartawan.
Barang-barang terlarang tersebut langsung diamankan oleh petugas dan dicatat dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Selanjutnya, seluruh barang sitaan akan dimusnahkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagai bentuk penegakan disiplin dan aturan di lingkungan rutan.
Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, menegaskan bahwa razia mendadak akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen menjaga rutan tetap aman dan kondusif.
“Razia insidental ini merupakan langkah preventif untuk memastikan situasi rutan selalu terkendali. Kami berkomitmen menciptakan lingkungan hunian WBP yang bersih dari barang terlarang serta mendukung pelaksanaan pembinaan yang aman dan tertib,” tegasnya.
Agung berharap, konsistensi razia yang dilakukan secara acak dapat meningkatkan kesadaran WBP dalam mematuhi aturan serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemasyarakatan yang profesional, tegas dan humanis. (BME-1)






