BERITA62.COM, Bogor – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menunjukkan komitmennya dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional melalui keikutsertaan Bupati Barito Timur M Yamin, Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu serta unsur Forkopimda, pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin, 2 Februari 2026.
Rakornas yang dihadiri kepala daerah se-Indonesia ini mengusung tema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045. Forum tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, khususnya dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan jangka menengah dan panjang.
Bupati Barito Timur M Yamin mengatakan Rakornas menjadi pedoman penting bagi pemerintah daerah agar kebijakan dan program pembangunan yang dijalankan selaras dengan arah kebijakan Presiden dan pemerintah pusat.
“Rakornas ini memberikan kejelasan arah bagi daerah agar setiap program pembangunan yang dilaksanakan benar-benar terintegrasi dengan program prioritas nasional,” ujar Yamin dalam keterangannya.
Rangkaian Rakornas diawali dengan registrasi peserta, penampilan paduan suara serta pemutaran video kebangsaan. Kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan tata tertib oleh Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri dan laporan Menteri Dalam Negeri sebelum acara dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia.
Dalam pengarahan pembukaan, Presiden menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan lintas pemerintahan guna memastikan implementasi program prioritas nasional berjalan efektif hingga ke daerah. Arahan tersebut menjadi landasan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan ke depan.
Pada Sesi Panel I, pembahasan difokuskan pada implementasi program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045. Sejumlah Menteri Koordinator memaparkan materi terkait politik dan keamanan, hukum dan HAM, pembangunan manusia dan kebudayaan, infrastruktur dan kewilayahan, pangan, perekonomian serta pemberdayaan masyarakat.
Sesi Panel II kemudian menyoroti penguatan kedaulatan pangan dan energi serta pembangunan ekonomi yang produktif dan inklusif. Materi disampaikan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Keuangan, Menteri Pertanian/Kepala Bapanas, Menteri Kesehatan, Menteri ESDM, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Kepala Badan Gizi Nasional.
Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu menilai pembahasan dalam Rakornas sangat relevan dengan kondisi dan kebutuhan daerah.
“Materi yang disampaikan para menteri menjadi referensi penting bagi kami dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan di Barito Timur,” kata Adi.
Rakornas juga menghadirkan Sesi Panel III yang membahas stabilitas keamanan, penanganan bencana serta pencegahan korupsi. Paparan disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri, Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI serta Kepala Badan Intelijen Negara yang menegaskan pentingnya sinergi antar-lembaga.
Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 dijadwalkan ditutup dengan pembacaan hasil Rakornas dan penutupan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia. Hasil Rakornas diharapkan menjadi acuan strategis bagi Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam merancang dan melaksanakan pembangunan daerah ke depan. (BME-3)






