Wabup Bartim Telepon Pimpinan Perusahaan, Minta Jembatan Ambles di RT 08 Bentot Diperbaiki

Seiring waktu, sejumlah kayu penyangga dilaporkan telah lapuk, sehingga sebagian badan jembatan ambles dan membahayakan pengguna jalan.

Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu (mengenakan rompi), sedang menelpon pimpinan perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Patangkep Tutui untuk memperbaiki jembatan rusak di jalan perusahaan RT 08 Desa Bentot, Kamis, 15 Januari 2026.

BERITA62.COM, Barito Timur – Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, turun langsung meninjau jembatan yang ambles sebagian di RT 08 Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kamis, 15 Januari 2026, di sela kegiatan penyaluran bantuan pascabanjir di wilayah tersebut.

Jembatan tersebut berada di jalan perusahaan yang selama ini menjadi satu-satunya akses penghubung antara Desa Bentot dan Desa Lalap. Jembatan darurat itu dibangun menggunakan gelondongan kayu yang ditimbun tanah. Seiring waktu, sejumlah kayu penyangga dilaporkan telah lapuk, sehingga sebagian badan jembatan ambles dan membahayakan pengguna jalan.

Kondisi jembatan yang rusak itu bahkan telah menyebabkan dua kali kecelakaan lalu lintas yang melibatkan warga setempat. Situasi ini memicu kekhawatiran masyarakat karena jalur tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas sehari-hari, termasuk distribusi barang dan mobilitas warga.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu langsung turun untuk memastikan kebenaran laporan yang diterima dari masyarakat dan pemerintah desa. Setelah melihat kondisi jembatan ia langsung menelepon pimpinan perusahaan yang beroperasi di sekitar situ untuk membantu perbaikan jembatan.

“Jadi tadi selain menyalurkan bantuan, kita mengecek jembatan di RT 08, di mana saya mendengar bahwa jembatan di jalan perusahaan yang juga menjadi akses utama masyarakat itu sebagian sudah ambles dan menyebabkan kecelakaan,” ujar Wakil Bupati saat diwawancarai.

Ia mengungkapkan, laporan kerusakan jembatan tersebut telah disampaikan oleh kepala desa dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Memang kondisi jembatan sangat tidak layak dan saya mendapatkan laporan dari kepala desa bahwa sudah dua kali warga mengalami kecelakaan di jembatan yang rusak tersebut,” lanjutnya.

Sebagai langkah cepat, Wakil Bupati langsung menghubungi pimpinan perusahaan yang beroperasi di sekitar Desa Bentot untuk meminta bantuan perbaikan jembatan tersebut.

“Saya tadi langsung telepon pimpinan perusahaan supaya memperbaiki jembatan itu sebagai bentuk kontribusi bagi daerah dan dukungan bagi warga di sekitar perusahaan,” ungkapnya.

Menurut Wakil Bupati, pihak perusahaan telah memberikan respons positif dan menyatakan kesediaannya untuk menindaklanjuti persoalan itu. Proses perbaikan nantinya akan dikawal bersama unsur pemerintahan dan aparat di tingkat kecamatan dan desa.

BACA  Rutan Tamiang Layang Tanamkan Semangat Kepahlawanan ke Warga Binaan

“Tadi sudah direspon dengan baik pimpinan perusahaan dan nanti akan didampingi oleh camat dan kepala desa. Saya tinggal tunggu komitmen mereka, nanti saya akan monitor dari kepala desa, pak camat, Kapolsek dan Danramil,” pungkas Wakil Bupati. (BME-1)