Pemkab Barito Timur Dorong Distribusi Elpiji 3 Kg Lebih Merata Lewat Operasi Pasar

Operasi pasar elpiji 3 kilogram di Kantor Camat Dusun Timur Kabupaten Barito Timur, Rabu, 19 Februari 2025.

BERITA62.COM, Barito Timur – Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan elpiji 3 kilogram dengan menggelar operasi pasar di Kantor Camat Dusun Timur, Rabu, Februari 2025.

Upaya ini tak hanya bertujuan mengatasi kelangkaan, tetapi juga memastikan subsidi gas benar-benar tepat sasaran.

Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan P Lelu, menegaskan bahwa operasi pasar ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menata ulang distribusi gas subsidi. Ia menambahkan, evaluasi menyeluruh akan dilakukan dalam rapat koordinasi awal Maret 2025 dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk agen, pangkalan, camat, kapolsek, dan danramil.

“Evaluasi ini penting agar penyaluran gas bersubsidi bisa lebih efektif dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” jelasnya.

Berdasarkan data dari Agen PT Barito Utama Sakti, sebanyak 560 kepala keluarga (KK) telah terdaftar sebagai penerima elpiji 3 kilogram dengan harga isi ulang Rp19.500 per tabung.

Selain itu, masyarakat juga dapat membeli elpiji non-subsidi, seperti tabung 12 kilogram seharga Rp739.000 (tabung dan isi) atau Rp200.000 untuk isi ulang, serta tabung 5,5 kilogram dengan harga Rp400.000 (tabung dan isi) atau Rp98.000 untuk isi ulang. Dalam operasi pasar ini, disediakan 50 tabung elpiji 12 kilogram dan 150 tabung elpiji 5,5 kilogram.

Untuk memastikan subsidi tepat sasaran, Pemkab Barito Timur mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat yang tergolong mampu agar beralih ke elpiji non-subsidi. Dukungan penuh terhadap operasi pasar ini juga datang dari dinas perdagangan, TNI, Polri, Satpol PP, serta pemerintah kecamatan yang turut mengawal pelaksanaannya.

“Kami berharap operasi pasar ini dapat membantu menstabilkan pasokan elpiji 3 kilogram, sehingga masyarakat bisa mendapatkan gas dengan harga wajar dan distribusi yang lebih adil,” tutup Ari Panan. (BME-1)

BACA  Rutan Tamiang Layang dan PLN Tertibkan Kabel Udara untuk Tingkatkan Keamanan Lingkungan