BERITA62.COM, Barito Timur – Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Tamiang Layang resmi rampung 100 persen. Penyelesaian gerai ini menjadi penanda dimulainya penguatan jaringan 23 gerai koperasi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Barito Timur untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.
Bupati Barito Timur, M Yamin, meninjau langsung gerai tersebut, Senin 2 Maret 2026, sekaligus membuka kegiatan pasar murah dan dukungan bagi pelaku UMKM.
Ia menegaskan bahwa keberadaan KDMP bukan sekadar bangunan fisik melainkan instrumen strategis untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
“Pembangunan Gerai KDMP ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berbasis koperasi dan gotong royong. Gerai ini tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli tetapi juga menjadi pusat penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Yamin menjelaskan, dari total 23 gerai yang direncanakan, satu gerai di Tamiang Layang telah selesai sepenuhnya, sementara 22 lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Gerai-gerai tersebut tersebar di Kelurahan Taniran, Desa Bambulung, Tangkum, Sibung, Dorong, Gumpa, Sumber Rejo, Jaweten, Juru Banu, Turan Amis, Sarapat, Malintut, Ampari, Siong, Haringen, Matabu, Rodok, Jaar, Apar Batu, Danau, Didi dan Desa Bentot.
Menurut Bupati, koperasi merupakan wadah strategis dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat secara kolektif.
“Koperasi adalah wadah bersama, dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota. Dengan bergabung dalam koperasi, masyarakat dapat memperoleh berbagai manfaat mulai dari akses permodalan, distribusi barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau hingga peluang usaha yang lebih luas,” tegasnya.
Seiring peresmian gerai, Pemkab juga menggelar pasar murah melalui kolaborasi Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Bulog Cabang Buntok.
Pasar murah tersebut menyediakan Beras SPHP 5 kilogram sebanyak 100 pak, Beras Premium Ponokawan 5 kilogram 100 pak, Minyak Kita 40 dus, telur 70 pak, gula pasir 1 ton, bawang merah 175 kilogram dan bawang putih 100 kilogram.
“Kita ingin memastikan bahwa stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga tetap terjaga sehingga daya beli masyarakat tidak menurun,” kata Yamin.
Kegiatan itu turut diramaikan pelaku UMKM lokal yang memanfaatkan momentum peresmian gerai dan pasar murah untuk mempromosikan produk mereka. Yamin berharap kehadiran Gerai Koperasi Merah Putih menjadi pusat pemasaran berkelanjutan bagi UMKM sekaligus memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan peninjauan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah selesai 100 persen serta pasar murah Barito Timur saya buka secara resmi,” ucap Bupati membuka kegiatan. (BME-1)







