Kades Hayaping Sampaikan Terima Kasih dan Minta Pembuatan Siring Penangkis Banjir

Krisnayadi mengungkapkan, banjir di Desa Hayaping berdampak pada 39 kepala keluarga yang tersebar di empat RT, yakni RT 02, RT 03, RT 04 dan RT 06.

Kepala Desa Hayaping Krisnayadi (paling kanan) bersama Camat Awang Fernando, saat mendampingi Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu, meninjau lokasi rawan banjir di Desa Hayaping.

BERITA62.COM, Barito Timur – Kepala Desa Hayaping, Krisnayadi, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur atas bantuan bahan kebutuhan pokok yang disalurkan kepada warganya yang terdampak banjir. Ucapan itu disampaikan bertepatan dengan kunjungan Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, yang memimpin langsung penyaluran bantuan pascabanjir di wilayah Kecamatan Awang dan Kecamatan Paku, Rabu, 14 Januari 2026.

“Atas nama warga masyarakat Hayaping, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah atas segala bantuan bahan kebutuhan pokok kepada masyarakat Hayaping yang terdampak banjir,” ujar Krisnayadi.

Ia menegaskan, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang tengah berjuang memulihkan kehidupan mereka setelah diterpa banjir.

Krisnayadi mengungkapkan, banjir di Desa Hayaping berdampak pada 39 kepala keluarga yang tersebar di empat RT, yakni RT 02, RT 03, RT 04 dan RT 06.

Menurutnya, kondisi itu menunjukkan bahwa persoalan banjir di desanya bukan lagi masalah kecil dan perlu ditangani secara lebih serius.

Selain menyampaikan terima kasih, Kepala Desa Hayaping juga menitipkan harapan besar kepada Wakil Bupati agar pemerintah daerah dapat merealisasikan pembangunan siring penangkis banjir sebagai solusi jangka panjang.

“Harapan saya selaku kepala desa agar dibuat siring penangkis banjir seperti yang sudah saya sampaikan ke Wabup. Itu juga besar sekali harapan warga agar usulan itu bisa direalisasi,” katanya.

Kunjungan Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu ke Hayaping merupakan bagian dari rangkaian penyaluran bantuan pascabanjir di dua kecamatan, yakni Awang dan Paku. Penyaluran bantuan berupa paket bahan kebutuhan pokok itu didampingi jajaran BPBD Damkar, Kapolsek Awang dan Danramil 1012-05 Hayaping.

Selain menyerahkan bantuan, Wabup juga meninjau langsung lokasi terdampak serta berdialog dengan warga dan aparat desa.

BACA  Karutan Tamiang Layang Tekankan Penguatan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan

“Kita hari ini telah menyalurkan bantuan di dua kecamatan yakni Kecamatan Paku dan Kecamatan Awang,” kata Adi saat diwawancarai di akhir kegiatan.

Ia menegaskan bahwa penanganan pascabanjir tidak boleh hanya dipandang sebagai rutinitas tahunan, melainkan harus diikuti dengan upaya mencari solusi agar bencana serupa tidak terus berulang.

Menurut Adi, dampak banjir di sejumlah wilayah, termasuk di Kecamatan Paku yang merendam lahan pertanian dan mengancam hasil panen padi warga, menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah.

“Jangan sampai kita menganggap ini sebagai banjir rutin, tetapi kita juga harus melihat dampak yang dialami warga sehingga dapat mengambil langkah-langkah untuk meminimalisir penyebab banjir,” ujarnya.

Wakil Bupati juga mengakui pendangkalan sungai sebagai salah satu faktor penyebab banjir dan menegaskan pentingnya dukungan masyarakat terhadap program normalisasi sungai.

“Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tandasnya, seraya menambahkan bahwa bantuan sembako hanyalah solusi jangka pendek sementara langkah pencegahan jangka panjang tetap harus menjadi prioritas bersama. (BME-1)