BERITA62.COM, Barito Timur – Petani di lokasi program cetak sawah rakyat menunjukkan antusiasme tinggi saat menyambut kunjungan Bupati M Yamin dan Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu yang meninjau langsung lahan cetak sawah di tiga kecamatan di Kabupaten Barito Timur, Kamis, 8 Januari 2026.
Antusiasme tersebut ditunjukkan melalui dukungan penuh para petani terhadap program cetak sawah rakyat yang digagas pemerintah daerah sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani.
Peninjauan lapangan dilakukan di Desa Siong, Kecamatan Paju Epat dengan luas 96,83 hektare, Desa Harara, Kecamatan Dusun Timur seluas 101,35 hektare serta Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima dengan luas mencapai 207,98 hektare.
Program cetak sawah rakyat merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur dengan Kodim 1012/Buntok. Program ini dilaksanakan melalui pola swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat.
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sido Hante Desa Siong, Kecamatan Paju Epat, Sukatno Sukardi, secara langsung menyampaikan dukungan kelompok tani kepada Bupati dan Wakil Bupati saat peninjauan berlangsung.
Menurut Sukatno, program cetak sawah rakyat merupakan harapan lama masyarakat tani yang menantikan pembukaan lahan sawah baru sebagai penopang produksi pertanian.
“Program ini sudah lama didambakan masyarakat. Kami sangat mendukung karena tujuannya untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Sukatno menjelaskan, Gapoktan Sido Hante memiliki 105 anggota yang tergabung dalam beberapa kelompok tani, yakni Poktan Harapan Sejahtera yang diketuai Nurrohman, Poktan Maju Bersama diketuai Rukito, Poktan Tuntung Tulus diketuai Karjono, Poktan Sabar Subur diketuai Ismail dan Poktan Sumber Makmur diketuai Wardoyo. Selain itu, terdapat Kelompok Wanita Tani Sri Rezeki yang diketuai Seniwiati serta Kelompok Wanita Tani Sekar Tani Maju yang diketuai Fatmawati.
Dalam kesempatan tersebut, Sukatno juga menyampaikan harapan agar pelaksanaan cetak sawah rakyat dapat segera dimulai sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.
“Kami berharap proyek ini bisa segera dikerjakan. Masyarakat sudah tidak sabar ingin melihat hamparan sawah benar-benar terwujud di desa kami,” tambahnya.
Antusiasme dan dukungan serupa juga disampaikan oleh kelompok tani di Desa Harara dan Kelurahan Taniran. Mereka berharap program cetak sawah rakyat segera direalisasikan untuk membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
Program cetak sawah rakyat ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi padi lokal, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional. Kabupaten Barito Timur diproyeksikan sebagai salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Tengah.
Dengan sinergi pemerintah daerah, TNI dan dukungan penuh masyarakat tani, program cetak sawah rakyat diharapkan mampu menjadi pilar penting pengembangan sektor pertanian serta memperkokoh ketahanan pangan di Kabupaten Barito Timur. (BME-1)






