BERITA62.COM, Barito Timur – Destinasi wisata Danau Dayu kembali menjadi magnet kunjungan masyarakat pada awal Tahun 2026. Ribuan wisatawan dari berbagai daerah memadati kawasan wisata alam tersebut pada Kamis, 1 Januari 2026.
Lonjakan pengunjung ini tidak hanya menghidupkan suasana kawasan danau tetapi juga mendorong pergerakan ekonomi warga setempat.
Kepala Desa Dayu, Erto, mengaku terkejut dengan peningkatan jumlah kunjungan yang terjadi tahun ini. Menurutnya, antusiasme wisatawan jauh melampaui perkiraan jika dibandingkan dengan periode tahun baru sebelumnya.
“Pada tahun ini saya tidak menyangka lonjakan para pengunjung luar biasa. Dari tahun baru sesudahnya, jumlah pengunjung ribuan lebih memadati wisata Danau Dayu,” ujar Erto saat ditemui di lokasi wisata.
Dampak ekonomi dari ramainya wisatawan langsung dirasakan oleh para pedagang. Lapak-lapak kuliner yang menjajakan pentol, bakaran, serta aneka makanan siap saji tampak diserbu pengunjung sepanjang hari.
“Seluruh pedagang jenis pentol, bakaran, dan makanan lainnya laris diserbu para pengunjung,” kata Erto.
Dari sisi layanan wisata, pengunjung menilai fasilitas yang tersedia cukup memuaskan. Salah seorang wisatawan mengaku menikmati suasana danau bersama keluarga dengan memanfaatkan wahana bebek air. Meski demikian, muncul pula aspirasi agar jumlah wahana tersebut ditambah sehingga antrean tidak terlalu lama.
Menanggapi hal itu, Erto menyatakan bahwa masukan dari pengunjung akan dijadikan bahan pertimbangan dalam perencanaan pengembangan wisata ke depan.
“Permintaan para pengunjung ini akan menjadi bahan program desa maupun kabupaten untuk pengembangan wisata kita di Barito Timur, khususnya wisata Danau Dayu,” ucapnya.
Dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan pengunjung, Erto juga menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan dan unsur kepemudaan yang terlibat aktif di kawasan wisata.
“Saya berterima kasih atas dukungan pihak kepolisian dari Polsek Dusun Tengah dan Polres Barito Timur serta kerja sama yang baik antara pengelola wisata dengan Karang Taruna Desa Dayu dan dukungan pelaku UMKM di Barito Timur,” ujarnya.
Dengan tren kunjungan yang terus meningkat, Erto optimistis sektor pariwisata akan memberi kontribusi positif terhadap penguatan ekonomi desa. Ia menargetkan Pendapatan Asli Desa (PAD) Dayu terus bertumbuh seiring pembenahan fasilitas dan tata kelola wisata.
“Saya optimistis Pendapatan Asli Desa Dayu tahun ini semakin meningkat,” pungkasnya.
Sebagai destinasi unggulan, Danau Dayu dikenal memiliki panorama perairan yang tenang dengan latar alam hijau khas Barito Timur. Kawasan ini dilengkapi fasilitas dasar wisata, antara lain area parkir yang lapang, warung UMKM lokal, gazebo, tempat bersantai, wahana air bebek, jukung, kelotok, serta ruang terbuka untuk kegiatan keluarga dan komunitas. Pengelolaan kawasan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan Karang Taruna desa dan pelaku usaha setempat. (BME-1)






