Umum  

Truk Tabrak Tiang Listrik di Kunding, Sebagian Barito Timur Gelap

Insiden tersebut menyebabkan tiang jaringan tegangan menengah 20.000 volt patah sehingga aliran listrik ke pelanggan langsung terputus.

Proses penggantian tiang listrik yang ditabrak truk di ruas Jalan Kelua–Pasar Panas (Bagok), tepatnya di wilayah Kunding sekitar pukul 23.00 WIB, Selasa, 6 Januari 2025.

BERITA62.COM, Barito Timur – Pasokan listrik di sejumlah wilayah Kabupaten Barito Timur dan sebagian Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong mendadak padam pada Selasa malam, 6 Januari 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Pemadaman terjadi akibat sebuah truk menabrak tiang listrik tegangan menengah milik PT PLN (Persero).

Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tamiang Layang, Harry Abhiyaosa, menjelaskan bahwa insiden tersebut menyebabkan tiang jaringan tegangan menengah 20.000 volt patah sehingga aliran listrik ke pelanggan langsung terputus. Meski demikian ia tidak menyebutkan adanya korban jiwa.

“Penyebab padamnya listrik adalah truk yang menabrak tiang tegangan menengah 20.000 volt. Dari informasi awal di lapangan, sopir truk diduga mengantuk saat melintas,” kata Harry dalam keterangannya.

Ia menyebutkan, lokasi kejadian berada di ruas Jalan Kelua–Pasar Panas (Bagok), tepatnya di wilayah Kunding. Benturan keras mengakibatkan kerusakan serius pada tiang listrik sehingga jaringan tidak dapat berfungsi normal.

Akibat kejadian tersebut, pasokan listrik sempat terhenti di Kota Tamiang Layang dan sekitarnya serta sebagian wilayah Kecamatan Kelua. Pemadaman berlangsung sejak kejadian hingga proses penanganan darurat dilakukan oleh petugas PLN.

“Begitu menerima laporan, tim kami langsung bergerak ke lokasi. Langkah pemulihan yang dilakukan meliputi penggantian tiang yang patah akibat tertabrak truk serta mendirikan kembali jalur tiang dan jaringan yang baru,” jelas Harry.

Menurutnya, proses perbaikan memerlukan waktu karena pekerjaan dilakukan pada malam hari dan menyangkut keselamatan kerja di jaringan bertegangan menengah. Namun demikian, PLN berupaya mempercepat pemulihan agar dampak ke pelanggan bisa diminimalkan.

“Estimasi waktu perbaikan sekitar tiga jam dan secara bertahap listrik kembali normal. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dan mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di malam hari,” pungkasnya. (BME-1)

BACA  Lomba Batik Fashion Kids di Bartim Expo 2025 Gaungkan Motif Gunung Perak