Ciri-ciri Anjing Terinfeksi Virus Rabies dan Tindakan yang Perlu Dilakukan

Ilustrasi anjing terinfeksi virus rabies. (Foto: freepik.com)

BERITA62.COM – Virus rabies adalah penyakit yang sangat berbahaya dan dapat mempengaruhi berbagai jenis mamalia, termasuk anjing. Anjing yang terinfeksi rabies dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia dan hewan peliharaan lainnya. Oleh karena itu, penting bagi pemilik anjing untuk mengetahui ciri-ciri yang dapat mengindikasikan bahwa anjing mereka terinfeksi virus rabies.

Berikut beberapa ciri-ciri khas anjing yang terinfeksi virus rabies dan tindakan yang perlu dilakukan jika Anda mencurigai anjing Anda terkena penyakit ini.

1. Perubahan perilaku:

Salah satu ciri pertama yang dapat diamati pada anjing yang terinfeksi rabies adalah perubahan perilaku yang mencolok. Anjing yang biasanya tenang dan ramah dapat menjadi agresif atau gelisah secara tiba-tiba. Mereka mungkin menunjukkan peningkatan kegugupan, kecemasan, atau kelesuan yang tidak biasa. Anjing yang terinfeksi rabies juga sering mengalami kebingungan atau disorientasi.

2. Perubahan pola makan:

Anjing yang terinfeksi rabies juga dapat mengalami perubahan dalam pola makan mereka. Mereka mungkin kehilangan nafsu makan atau menunjukkan penurunan berat badan yang drastis dalam waktu singkat. Anjing yang biasanya rakus dan aktif menjadi kurang tertarik pada makanan dan minuman.

3. Gejala neurologis:

Infeksi rabies dapat mempengaruhi sistem saraf anjing, sehingga mereka dapat menunjukkan gejala neurologis yang jelas. Beberapa tanda yang mungkin terlihat termasuk kejang-kejang, tremor atau gemetar yang tidak dikendalikan, kelemahan otot, dan kesulitan dalam berkoordinasi gerakan. Anjing juga dapat mengalami kelumpuhan sebagian atau total.

4. Perubahan vokalisasi:

Anjing yang terinfeksi rabies dapat mengalami perubahan dalam pola vokalisasi mereka. Mereka mungkin mengeluarkan suara aneh atau tidak biasa, seperti menggeram, menggonggong, atau mengeluarkan suara serak. Vokalisasi ini bisa terdengar kasar atau berbeda dari perilaku vokal mereka yang normal.

Tindakan yang Perlu Dilakukan:

1. Hindari kontak langsung:

Jika Anda mencurigai bahwa anjing Anda terinfeksi virus rabies, hindari kontak langsung dengan hewan tersebut. Jangan mencoba untuk memeluk, mengelus, atau mendekati anjing yang terinfeksi rabies, karena mereka dapat menjadi agresif dan menggigit tanpa alasan yang jelas.

2. Segera hubungi pihak berwenang:

Ketika Anda mencurigai bahwa anjing Anda terkena virus rabies, segera hubungi pihak berwenang setempat, seperti dokter hewan atau otoritas kesehatan hewan. Mereka akan memberi Anda petunjuk lebih lanjut tentang langkah-langkah yang perlu diambil dan bagaimana menangani situasi tersebut.

3. Periksa vaksinasi:

Selalu pastikan bahwa anjing Anda mendapatkan vaksinasi rabies yang teratur sesuai dengan pedoman dokter hewan. Vaksinasi yang tepat dapat membantu melindungi anjing Anda dari penyakit ini dan mengurangi risiko penularan ke manusia dan hewan lainnya.

Mendeteksi ciri-ciri anjing yang terinfeksi virus rabies sangat penting untuk melindungi kesehatan dan keselamatan hewan peliharaan Anda serta mencegah penularan penyakit ini ke manusia.

Jika Anda mencurigai bahwa anjing Anda terinfeksi rabies, segera hubungi pihak berwenang dan ikuti petunjuk yang diberikan. Tetap memastikan anjing Anda mendapatkan vaksinasi yang tepat adalah langkah pencegahan terbaik untuk melindungi mereka dari virus rabies. (ABM/AI)