BERITA62.COM, Barito Timur – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Ampera AY Mebas, melakukan reses perorangan di Kelurahan Ampah Kota, Kamis, 9 April 2026. Ia memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menyerap langsung aspirasi warga, yang mayoritas menyoroti kebutuhan infrastruktur mendesak.
Pertemuan itu dihadiri Lurah Ampah Kota Davi Pramana, perwakilan pemerintah kecamatan, serta penyuluh pertanian. Kehadiran unsur pemerintah setempat memperkuat sinergi dalam menindaklanjuti berbagai usulan yang disampaikan masyarakat kepada wakil rakyat.
Warga mengajukan sejumlah kebutuhan prioritas, antara lain pembangunan akses jalan sepanjang 2,5 kilometer menuju lahan pertanian Kelompok Penyulung Jaya, pembangunan jalan 100 meter menuju pemakaman Kristen Ampah Kota, serta perbaikan Jembatan Sungai Tuyau yang dinilai sudah mendesak.
Selain itu, masyarakat juga meminta perbaikan titian usaha tani sepanjang 200 meter sebagai akses ke persawahan, pembangunan jembatan penghubung dari Pasar Ampah ke Gang Bakti, peningkatan jalan usaha tani pada jalur Moloh–Jerep, serta perhatian terhadap kondisi jalan poros Ampah–Muara Awang–Netampin yang menjadi jalur vital.
Saat diwawancarai, Ampera menjelaskan bahwa reses perorangan merupakan kegiatan anggota DPRD di luar masa sidang untuk turun langsung ke daerah pemilihan dan menyerap aspirasi masyarakat.
“Reses ini adalah kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di lapangan, agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi riil,” ujarnya.
Ampera menegaskan, seluruh aspirasi yang dihimpun tidak berhenti pada tahap pencatatan, tetapi akan dibawa ke forum resmi DPRD.
“Setiap usulan akan kami inventarisasi, kemudian diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah, baik melalui pokok-pokok pikiran DPRD maupun dalam proses perencanaan anggaran,” tegasnya.
Menurut Ampera, mekanisme tersebut menjadi jalur penting agar aspirasi masyarakat dapat masuk dalam program pembangunan daerah. Ia memastikan akan mengawal usulan yang menyangkut kepentingan banyak orang, terutama sektor infrastruktur dasar.
Ampera juga mendorong pemerintah daerah memberi perhatian serius terhadap kebutuhan warga Ampah Kota. Ia menilai perbaikan infrastruktur tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga berdampak langsung pada perekonomian masyarakat, khususnya sektor pertanian dan perdagangan.
“Harapan kami, aspirasi masyarakat ini dapat segera ditindaklanjuti. Infrastruktur yang baik akan membuka akses ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” tandasnya. (BME-1)








