BERITA62.COM, Barito Timur – Kecamatan Dusun Timur di Kabupaten Barito Timur mengajukan sebanyak 190 usulan prioritas pembangunan untuk Tahun 2027 dengan estimasi anggaran mencapai sekitar Rp70 miliar. Usulan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) yang digelar di Tamiang Layang, Kamis, 19 Februari 2026.
Camat Dusun Timur, Nina Marissa, mengatakan usulan tersebut berasal dari 16 desa dan 1 kelurahan, termasuk masukan dari BPP, UPT Dinas Pendidikan, serta UPT Puskesmas Tamiang Layang dan Edison Jaar.
“Total estimasi anggaran yang diajukan mencapai sekitar Rp70 miliar dan ditujukan kepada 12 organisasi perangkat daerah,” ujar Nina dalam laporannya.
Ia menegaskan seluruh usulan telah melalui proses verifikasi dan pemilahan agar tidak terjadi tumpang tindih dengan pokok-pokok pikiran DPRD maupun program perangkat daerah yang sudah direncanakan untuk Tahun 2026.
“Mewakili 16 desa dan 1 kelurahan, kami berharap usulan ini dapat terealisasi sesuai kebutuhan masyarakat dan skala prioritas pembangunan daerah,” kata Nina.
Dalam kesempatan itu, Bupati Barito Timur, M Yamin, melalui arahan yang dibacakan Amrullah, menekankan pentingnya penyempurnaan sistem Musrenbang agar perencanaan pembangunan semakin terarah dan terintegrasi.
“Ke depan, sistem perencanaan pembangunan harus melibatkan unsur pengambil kebijakan tingkat kabupaten, termasuk dinas, badan, unit kerja, serta anggota DPRD sesuai dapil masing-masing sebagai fasilitator Musrenbang kecamatan,” tegas Yamin.
Musrenbangcam di Kecamatan Dusun Timur sekaligus menjadi penutup rangkaian Musrenbang tingkat kecamatan tahun 2026 di Kabupaten Barito Timur. Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Barito Timur, Amrullah.
Acara ini turut dihadiri jajaran Kepala Bapplitbangda, unsur TNI-Polri, kepala perangkat daerah, kepala desa se-Kecamatan Dusun Timur, Lurah Tamiang Layang, BPD, UPT layanan pendidikan dan kesehatan, insan pers, serta tamu undangan lainnya.
Dengan berakhirnya Musrenbangcam 2026, Pemkab Barito Timur kini memasuki tahapan penyusunan prioritas pembangunan daerah Tahun 2027 berdasarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat di tingkat bawah. (BME-1)







