BERITA62.COM, Barito Timur – Semangat kemanusiaan mewarnai peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia di Kabupaten Barito Timur. Palang Merah Indonesia (PMI) setempat menggelar donor darah sukarela yang berhasil menghimpun 23 kantong darah dari pegawai Kemenag, Sabtu, 3 Januari 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula LPT Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur itu merupakan hasil kerja sama Palang Merah Indonesia Kabupaten Barito Timur dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, RSUD Tamiang Layang, serta Unit Donor Darah (UDD) Tamiang Layang. Proses donor dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai dengan penerapan skrining kesehatan ketat bagi calon pendonor.
Ketua PMI Kabupaten Barito Timur, Munita Mustika Dewi, menyebut antusiasme peserta cukup tinggi. Namun, tidak semua pendaftar dapat melanjutkan ke tahap pengambilan darah karena harus memenuhi kriteria medis yang ditetapkan.
“Antusiasme pegawai Kemenag sangat besar untuk mendonorkan darah. Namun, setelah melalui skrining kesehatan, hanya 23 orang yang dinyatakan memenuhi syarat dan bisa menjadi pendonor,” ujarnya.
Meski jumlah pendonor yang lolos terbatas, Munita menegaskan bahwa setiap kantong darah memiliki arti penting bagi keselamatan pasien yang membutuhkan transfusi. Menurutnya, tambahan stok darah di awal tahun menjadi modal krusial bagi PMI dalam mendukung layanan kesehatan di Barito Timur.
“Saya selaku Ketua PMI sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kementerian Agama. Di momen Hari Amal Bakti Kemenag RI di awal tahun 2026 ini, mereka sudah mendonorkan darah secara sukarela. Ini kontribusi nyata bagi kemanusiaan,” katanya.
Munita berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak instansi, baik pemerintah maupun swasta. Ia menilai pelibatan PMI dalam berbagai kegiatan tidak hanya memperkuat jejaring kemanusiaan, tetapi juga menjaga keberlanjutan ketersediaan darah.
“Harapan saya, setiap kegiatan pemerintah dan swasta bisa bekerja sama dan melibatkan PMI. Dengan adanya kegiatan seperti ini, secara tidak langsung PMI dapat menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (BME-1)






