Safari Nyepi di Desa Sumber Garunggung, Bupati Ajak Perkuat Persaudaraan dalam Keberagaman

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Catur Brata Penyepian menjadi sarana untuk membersihkan diri, menata pikiran, serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Barito Timur, M Yamin, saat melakukan Safari Darma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Pura Sindu Dharma, Desa Sumber Garunggung, Kamis, 16 April 2026.

BERITA62.COM, Barito Timur – Bupati Barito Timur, M Yamin, bersama unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat daerah melakukan Safari Darma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Pura Sindu Dharma, Desa Sumber Garunggung, Kecamatan Dusun Tengah, Kamis, 16 April 2026.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur memanfaatkan momentum perayaan keagamaan tersebut untuk mempererat kerukunan umat beragama di tengah masyarakat yang majemuk. Kehadiran unsur pimpinan daerah dalam kegiatan itu menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga toleransi.

Dalam sambutannya, Yamin menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi kepada umat Hindu di Barito Timur. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Catur Brata Penyepian menjadi sarana untuk membersihkan diri, menata pikiran, serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

“Catur Brata Penyepian mengajarkan kita untuk membersihkan diri, menata pikiran, serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yamin.

Kepala Daerah menilai tema Darma Shanti tahun ini, “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga”, sangat relevan dengan kondisi masyarakat Barito Timur. Menurutnya tema tersebut mengandung makna seluruh umat manusia merupakan satu keluarga besar tanpa memandang perbedaan suku, agama, dan budaya.

“Tema ini mengingatkan kita bahwa perbedaan bukan penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun kebersamaan,” kata Yamin.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menumbuhkan sikap saling menghormati, mempererat silaturahmi, serta menjaga kehidupan yang rukun dan damai. Bupati menekankan bahwa masyarakat harus berperan aktif dalam menjaga toleransi.

Kepala Daerah juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam menjaga tri kerukunan umat beragama, yaitu kerukunan intern umat beragama, kerukunan antarumat beragama, serta kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah.

Pemerintah daerah terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat yang berlandaskan nilai moral dan spiritual.

BACA  Dinas PUPR Perkim Barito Timur Verifikasi 236 Calon Penerima Bedah Rumah

“Melalui momentum ini, mari kita saling membuka hati untuk memaafkan dan memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah yang kita cintai,” tegasnya.

Yamin berharap masyarakat Barito Timur terus mengamalkan semangat Vasudhaiva Kutumbakam dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menciptakan kehidupan yang rukun, damai, serta mewujudkan daerah yang sejahtera, harmonis dan berdaya saing. (BME-1)