BERITA62.COM, Barito Timur – Pemerintah Kabupaten Barito Timur memanfaatkan Apel Hari Kesadaran Nasional sebagai momentum mempertegas arah baru kinerja aparatur sipil negara (ASN) yang berorientasi pada hasil. Apel yang digelar di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Jumat, 17 April 2026, dipimpin Asisten II Setda Bartim Amrullah sebagai pembina, mewakili Bupati M Yamin.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Amrullah, Bupati M Yamin terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh peserta apel. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.
“Momentum Idulfitri harus kita manfaatkan untuk memperkuat persatuan dan sinergi dalam mewujudkan Barito Timur SEGAH (Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, Harmonis),” ujar Yamin.
Bupati juga mengapresiasi kinerja ASN, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan yang dinilai berhasil menjaga stabilitas daerah selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor mampu menciptakan kondisi yang aman, tertib dan kondusif.
“Seluruh pihak telah bekerja keras mengendalikan harga bahan pokok, mengamankan arus mudik, serta memastikan pasokan energi dan pelayanan publik tetap berjalan baik,” tegasnya.
Pemkab Barito Timur, lanjutnya, terus mengoptimalkan distribusi logistik dengan dukungan infrastruktur jalan dan jembatan. Selain itu, pemerintah juga memastikan kualitas layanan kesehatan, kebersihan lingkungan, serta respons cepat terhadap kondisi darurat dan kebencanaan tetap terjaga selama periode tersebut.
Dalam arahannya, Yamin menekankan pentingnya transformasi budaya kerja ASN melalui penerapan pola kerja fleksibel, yakni kombinasi Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH). Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja.
“Ke depan, ASN harus bekerja dengan orientasi hasil, bukan sekadar kehadiran, serta tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas,” ujarnya.
Kepala Daerah juga meminta seluruh perangkat daerah mempercepat digitalisasi birokrasi melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Menurutnya, langkah tersebut akan mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan.
“Seluruh jajaran harus mendukung transformasi budaya kerja ini agar berjalan optimal dengan tetap menjaga kualitas pelayanan publik,” pungkasnya. (BME-1)








