Bisnis  

BUMDes Jaweten Salurkan Bantuan Natal ke Gereja-gereja, Targetkan Pengembangan Usaha Baru di 2026

Kepala Desa Jaweten, Marinus.

BERITA62.COM, Barito Timur – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Barakat Sasameh Desa Jaweten di Kabupaten Barito Timur menunjukkan kiprahnya melalui penyaluran bantuan uang kepada gereja-gereja yang ada di desa tersebut.

Langkah ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kehidupan keagamaan sekaligus bukti nyata keberadaan BUMDes yang mulai memberi dampak positif bagi masyarakat.

Kepala Desa Jaweten, Marinus, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan kebijakan pemerintah desa yang diambil setelah BUMDes beroperasi dan meraih keuntungan dalam setahun terakhir.

“Karena BUMDes Barakat Sasameh sudah aktif sekitar satu tahun dan ada keuntungan yang diraih, maka kami membuat kebijakan agar pada setiap hari besar keagamaan pemerintah desa melalui BUMDes membantu rumah-rumah ibadah,” ungkapnya, Kamis, 27 November 2025.

BUMDes Barakat Sasameh yang mulai aktif pada akhir 2024 itu saat ini baru mengelola satu unit usaha, yaitu jasa angkutan batubara yang bekerja sama dengan sejumlah perusahaan tambang. Meski baru bermitra dengan beberapa perusahaan, usaha tersebut telah menunjukkan hasil menggembirakan.

“Angkutan ini walaupun baru beberapa perusahaan yang bekerja sama dengan kita namun sudah menghasilkan keuntungan buat BUMDes,” jelas Marinus.

Ia menambahkan, BUMDes kini juga mampu menyewa bangunan untuk kantor serta telah memiliki kepengurusan lengkap sehingga manajemen dapat berjalan lebih tertata. Kondisi ini membuat pemerintah desa optimistis untuk mengembangkan lebih banyak unit usaha pada masa mendatang.

Marinus berharap pada tahun 2026 sudah ada beberapa unit usaha tambahan yang dapat beroperasi, agar pendapatan BUMDes meningkat dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).

Selain itu, keberadaan BUMDes juga dianggap sangat membantu pemerintah desa dalam menjaga stabilitas keuangan desa.

“Ketika pada awal tahun anggaran pemerintah desa belum tersedia, maka pemerintah desa dapat meminjam dana talangan dari BUMDes,” terangnya.

Ke depan, pemerintah desa berharap manfaat BUMDes tidak hanya dirasakan oleh rumah ibadah, tetapi juga menjangkau masyarakat kurang mampu.

“Rencana kami kalau usaha ini terus berkembang, maka bantuan yang disalurkan bukan saja ke rumah-rumah ibadah namun juga kepada warga yang tidak mampu,” tutup Marinus. (BME-1)