STT Permata Bangsa Barito Wisuda 28 Lulusan, Dorong Perluasan Akses Pendidikan Tinggi di Bartim

Sebanyak 28 lulusan dari Program Studi Sarjana Teologi (STh), Pendidikan Agama Kristen (SPd), dan Magister Teologi (MTh) resmi diwisuda.

Wisuda ke-VIII Sekolah Tinggi Teologi (STT) Permata Bangsa Barito (PBB) menggelar di Gedung Mantawara, Tamiang Layang, Rabu, 26 November 2025.

BERITA62.COM, Barito Timur – Sekolah Tinggi Teologi (STT) Permata Bangsa Barito (PBB) menggelar Wisuda ke-VIII di Gedung Mantawara, Tamiang Layang, Rabu, 26 November 2025, sebagai penanda komitmen lembaga tersebut dalam memperluas akses pendidikan tinggi di daerah.

Sebanyak 28 lulusan dari Program Studi Sarjana Teologi (STh), Pendidikan Agama Kristen (SPd), dan Magister Teologi (MTh) resmi diwisuda.

Kegiatan wisuda turut dihadiri Staf Ahli Bupati Barito Timur, perwakilan Kantor Kemenag Barito Timur, serta Dinas Pendidikan. Kehadiran unsur pemerintah tersebut menunjukkan dukungan terhadap keberadaan satu-satunya perguruan tinggi di Barito Timur itu.

Ketua STT Permata Bangsa Barito, Dr Samuel Simanjuntak, menegaskan pihaknya terus berupaya menyediakan pendidikan bermutu bagi masyarakat lokal.

“Kerinduan kami adalah daerah ini dipenuhi orang-orang berpendidikan, pintar dan berhikmat, sehingga dapat membawa dampak positif bagi pembangunan,” ujarnya didampingi Kaprodi MTh, Dr Andriyas dan Kaprodi STh, Dr Hendrik Sianipar.

Mahasiswa STT PBB sendiri berasal dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, serta dari beragam denominasi gereja. Kampus menegaskan bersifat terbuka bagi semua gereja dengan pendekatan pembelajaran yang berlandaskan Alkitab.

Untuk mendukung akses pendidikan bagi pekerja dan masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu, STT PBB juga membuka kelas daring.

“Kami tetap menjaga mutu agar mahasiswa mendapat yang terbaik,” tambah Samuel.

Para lulusan yang telah dihasilkan STT PBB kini banyak melayani di gereja, sekolah, hingga berkarier sebagai tenaga PPPK maupun PNS. Pihak kampus menilai capaian tersebut sebagai bukti kontribusi nyata pendidikan teologi bagi masyarakat dan pemerintahan.

Sebagai bagian dari pengembangan kelembagaan, STT PBB merencanakan pembangunan asrama mahasiswa guna membantu mereka yang berasal dari wilayah pedalaman agar dapat menyelesaikan studi dengan lebih baik. Selain itu, kerja sama dengan organisasi pelayanan dan instansi pemerintah akan terus diperluas.

“Kami bersuka cita karena STT Permata Bangsa Barito adalah satu-satunya sekolah tinggi di Barito Timur. Kami mengajak masyarakat Barito Timur dan Kalimantan Tengah bergandengan tangan memajukan daerah kita dengan menciptakan generasi berpendidikan,” ujar Samuel.

Seluruh program studi di STT PBB yang berlokasi di Kelurahan Taniran, Barito Timur, telah terakreditasi BAN-PT. Masyarakat juga dapat melakukan pengecekan melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi maupun penelusuran di Google. (BME-1)