BERITA62.COM, Barito Timur – Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur, kembali menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Melalui kegiatan panen ubi jalar yang digelar pada Sabtu, 22 November 2025, program pembinaan kemandirian kembali membuktikan manfaat nyata bagi WBP sekaligus masyarakat sekitar.
Panen dilaksanakan di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang berada di sekitar brandgang dalam rutan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, bersama jajaran pejabat struktural, staf Subseksi Pelayanan Tahanan Bidang Pembinaan, serta tamping khusus kebun yang selama ini terlibat dalam tata kelola pertanian.
Agung menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pembinaan produktif yang terus dikembangkan di lingkungan pemasyarakatan. Menurutnya, keterampilan bertani menjadi bekal positif bagi WBP ketika kembali ke masyarakat.
“Kami ingin setiap WBP tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga pulang dengan kemampuan baru yang bermanfaat bagi kehidupan mereka kelak,” tegasnya.
Hasil panen ubi jalar kali ini sebagian besar akan dimanfaatkan sebagai bahan makanan (Bama) untuk meningkatkan kualitas gizi menu harian para WBP. Ubi beserta pucuk daunnya akan diolah sebagai pendamping dalam ompreng makan yang dibagikan setiap hari.
“Dengan memanfaatkan hasil panen sendiri, manfaat pembinaan langsung dirasakan oleh WBP. Mereka memanen sendiri, lalu menikmatinya bersama,” ujar Agung.
Tak hanya itu, sebagian hasil panen juga akan disalurkan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kontribusi sosial Rutan Tamiang Layang. Inisiatif ini sejalan dengan semangat Pemasyarakatan yang bersih, humanis dan berdampak nyata bagi lingkungan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan hadir untuk memberikan kebaikan. Ini adalah bagian dari upaya kami memperkuat hubungan positif dengan masyarakat,” imbuh Agung.
Program pertanian ini juga mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta Akselerasi Program Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada pilar ketahanan pangan nasional.
Rutan Tamiang Layang berharap kegiatan produktif ini dapat terus dikembangkan dengan jenis tanaman lain sehingga manfaat pembinaan semakin luas dan berkelanjutan. (BME-1)







