Belasan Warga Binaan Rutan Tamiang Layang Dipindahkan ke Palangka Raya

Proses pemindahan berlangsung dengan pengawalan ketat dan prosedur pengamanan berlapis guna memastikan seluruh tahapan berjalan aman, tertib dan tanpa hambatan.

Proses pemindahan belasan Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Tamiang Layang ke Palangka Raya, Sabtu, 4 April 2026.

BERITA62.COM, Barito Timur – Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan hunian dengan memindahkan sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Sabtu, 4 April 2026.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya serius mengatasi persoalan overkapasitas yang kerap menjadi tantangan di lembaga pemasyarakatan.

Sebanyak 12 orang WBP dipindahkan ke dua unit pelaksana teknis berbeda, yakni Lapas Kelas IIA Palangka Raya dan Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya. Proses pemindahan berlangsung dengan pengawalan ketat dan prosedur pengamanan berlapis guna memastikan seluruh tahapan berjalan aman, tertib dan tanpa hambatan.

Kegiatan tersebut turut melibatkan sinergi lintas instansi, khususnya dengan Polres Barito Timur. Kolaborasi ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas keamanan selama proses pemindahan, sekaligus mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif.

Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Tamiang Layang, Junaidi, bersama jajaran staf dan petugas jaga, terjun langsung mendampingi proses pemindahan. Kehadiran personel tambahan dari kepolisian semakin memperkuat sistem pengamanan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat dikendalikan dengan baik.

Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif sekaligus optimalisasi pengelolaan hunian.

“Pemindahan ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk mengurangi overkapasitas, sekaligus memastikan situasi di dalam rutan tetap aman dan kondusif. Kami juga mengapresiasi dukungan dari Polres Barito Timur yang turut membantu kelancaran kegiatan ini,” ujarnya.

Agung menambahkan, pengelolaan hunian yang ideal menjadi kunci dalam mendukung pembinaan yang lebih efektif bagi warga binaan. Dengan kondisi yang lebih terkendali, diharapkan program pembinaan dapat berjalan optimal serta meminimalisasi potensi gangguan keamanan.

Secara keseluruhan, kegiatan pemindahan WBP ini berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Profesionalisme petugas yang didukung koordinasi solid antarinstansi menjadi faktor utama keberhasilan kegiatan tersebut, sekaligus menegaskan komitmen Rutan Tamiang Layang dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. (BME-1)

BACA  Rutan Tamiang Layang Gelar Buka Puasa Bersama Koramil 1012-04