BERITA62.COM, Barito Timur – Bupati Barito Timur, M Yamin, mengungkapkan rencana pendirian perguruan tinggi usai melakukan kunjungan kerja ke Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Rabu, 1 April 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah awal pemerintah daerah dalam menjajaki kerja sama strategis untuk menghadirkan kampus di Barito Timur.
Yamin menjelaskan bahwa pertemuan dengan pihak UMPR berlangsung produktif dan menunjukkan adanya kesamaan visi dalam pengembangan pendidikan tinggi di daerah. Ia disambut langsung oleh Rektor UMPR, Muhamad Yusuf, bersama jajaran.
“Kemarin kami berdiskusi cukup mendalam dengan pihak universitas. Respons mereka sangat positif. Ini menjadi angin segar bagi kita karena ada kesamaan visi untuk memperluas akses pendidikan tinggi di Barito Timur,” ujar, Kamis, 2 April 2026.
Menurutnya, rencana pendirian perguruan tinggi tersebut bukan sekadar pembangunan fasilitas pendidikan, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Barito Timur. Selama ini, banyak lulusan SMA atau sederajat yang harus melanjutkan pendidikan ke luar daerah dengan berbagai keterbatasan.
“Kami ingin ke depan anak-anak Barito Timur punya pilihan kuliah di daerah sendiri. Tidak semua mampu keluar daerah. Kalau kampus ini terwujud, tentu akan membuka peluang besar bagi generasi muda kita,” tegasnya.
Bupati juga memaparkan bahwa kampus yang direncanakan nantinya diharapkan mampu menjangkau masyarakat di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito hingga wilayah di provinsi tetangga. Kehadiran perguruan tinggi dinilai akan memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat posisi Barito Timur sebagai daerah berkembang.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya peran kampus sebagai pusat riset dan inovasi yang dapat mendukung pengembangan potensi daerah, khususnya di sektor pertanian, perkebunan dan ekonomi kerakyatan.
“Kampus itu nantinya harus terhubung dengan kebutuhan daerah. Kita punya potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan. Ini bisa dikembangkan melalui riset dan inovasi dari perguruan tinggi,” jelasnya.
Selain aspek pendidikan, Kepala Daerah menilai keberadaan kampus juga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Aktivitas akademik diyakini akan mendorong munculnya berbagai usaha baru di sekitar kawasan kampus.
“Kalau kampus berdiri, pasti akan ada pergerakan ekonomi. Mulai dari kos-kosan, kuliner, hingga usaha jasa lainnya. Ini peluang yang harus kita tangkap,” katanya.
Di akhir keterangannya, Yamin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur untuk terus mengawal rencana pendirian perguruan tinggi tersebut hingga dapat direalisasikan. Ia berharap kerja sama dengan pihak UMPR dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk konkret.
“Kami ingin Barito Timur tidak hanya menjadi daerah penyangga, tetapi juga pusat pengembangan SDM di kawasan DAS Barito. Ini cita-cita besar yang sedang kita mulai,” pungkasnya. (BME-1)








