Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Saat Perayaan Idulfitri di Barito Timur

Kondisi cuaca di wilayah Barito Timur dalam beberapa waktu terakhir masih cukup dinamis dan cenderung didominasi hujan.

Kondisi cuaca di Kota Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur, pada pukul 15.08 WIB, Jumat, 20 Maret 2026.

BERITA62.COM, Barito Timur – Masyarakat Kabupaten Barito Timur yang hendak merayakan Idulfitri bersama keluarga pada Sabtu, 21 Maret 2026, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas IV Sanggu mengingatkan adanya peluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Prakiraan cuaca menunjukkan bahwa sejak pagi hingga sore hari, sebagian besar wilayah Barito Timur akan didominasi kondisi berawan. Namun, memasuki sore hingga malam hari, potensi hujan mulai meningkat di seluruh kecamatan, yakni Awang, Benua Lima, Dusun Tengah, Dusun Timur, Karusen Janang, Paju Epat, Paku, Patangkep Tutui, Pematang Karau hingga Raren Batuah.

Selain itu, suhu udara di wilayah Barito Timur diperkirakan berkisar antara 22 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, yakni antara 70 hingga 100 persen. Kondisi ini turut mendukung terbentuknya awan hujan, terutama pada siang hingga malam hari.

Kepala Stasiun Meteorologi Sanggu, Eko Bambang Minarto, menyampaikan bahwa kondisi cuaca di wilayah Barito Timur dalam beberapa waktu terakhir masih cukup dinamis dan cenderung didominasi hujan.

“Di Barito Timur masih sering terjadi hujan akhir-akhir ini, sehingga masyarakat perlu lebih waspada, apalagi saat momentum Idulfitri dengan mobilitas yang tinggi,” terangnya, Jumat, 20 Maret 2026.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melakukan perjalanan, baik untuk salat Idulfitri maupun bersilaturahmi ke rumah keluarga. Kondisi jalan yang licin serta potensi gangguan jarak pandang akibat hujan dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam merayakan Hari Raya Idulfitri terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi,” tegasnya.

BACA  Rutan Tamiang Layang Intensifkan Layanan Kesehatan untuk Warga Binaan

Selain itu, masyarakat juga diminta mempersiapkan perlengkapan sederhana seperti payung atau jas hujan sebagai langkah antisipasi. Hal ini penting mengingat hujan dapat turun sewaktu-waktu, terutama pada sore hingga malam hari.

“Selalu sedia payung atau jas hujan di kendaraan dan rutin memperbarui informasi cuaca melalui laman resmi BMKG,” tambahnya.

BMKG berharap masyarakat dapat lebih waspada dan tidak mengabaikan peringatan dini yang telah disampaikan. Dengan kesiapsiagaan yang baik, perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Barito Timur dapat tetap berlangsung aman, nyaman dan penuh kebersamaan tanpa gangguan berarti dari faktor cuaca. (BME-1)