BERITA62.COM, Barito Timur – Tiga orang dinyatakan positif narkoba setelah terjaring pemeriksaan urine dalam kegiatan sosialisasi mudik sehat dan aman yang dirangkaikan dengan patroli skala besar aparat gabungan di Kabupaten Barito Timur, Sabtu, 14 Maret 2026, malam.
Ketiga orang tersebut terdiri dari dua sopir travel dan seorang penjual ayam. Mereka diketahui positif setelah mengikuti pemeriksaan urine yang dilakukan petugas kepada sejumlah pengendara dan masyarakat dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak pukul 21.00 WIB hingga 02.00 WIB.
Setelah hasil pemeriksaan keluar, ketiganya langsung diamankan dan dibawa ke Polres Barito Timur untuk menjalani penanganan lebih lanjut.
Kegiatan sosialisasi mudik aman itu sendiri dipimpin Wakapolres Barito Timur dengan melibatkan unsur gabungan, yakni Polres Barito Timur, Yonif TP 924/Uria Mapas, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD Damkar, serta Dinas Kesehatan.
Sosialisasi dilaksanakan di depan Kantor Bupati Barito Timur. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan edukasi kepada para pengendara dan calon pemudik agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan sabuk pengaman serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum melakukan perjalanan jauh.
Selain memberikan imbauan keselamatan, petugas juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir dan calon pemudik. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan para pengemudi tetap prima selama menempuh perjalanan mudik.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan urine terhadap 43 orang untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkoba. Dari jumlah tersebut, tiga orang dinyatakan positif.
Usai kegiatan sosialisasi, aparat gabungan kemudian melanjutkan patroli skala besar dengan menyasar sejumlah tempat hiburan malam seperti kafe, karaoke dan warung di kawasan Kilometer 42 Jalan Hauling Adaro.
Pada lokasi tersebut, petugas kembali melakukan pemeriksaan urine secara acak terhadap 16 orang. Hasilnya, seluruhnya dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.
Selama patroli berlangsung, petugas juga menemukan sekelompok remaja dan pelajar SMP yang masih berkumpul hingga larut malam di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Nansarunai dan Stadion Patianom. Kepada para remaja tersebut, petugas memberikan pembinaan serta imbauan agar tidak berkeliaran hingga larut malam tanpa pengawasan orang tua.
Asisten I Sekretariat Daerah Barito Timur, Ari Panan P. Lelu, mengatakan kegiatan sosialisasi dan patroli gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama aparat keamanan untuk memastikan masyarakat dapat menjalani masa mudik dengan aman dan nyaman.
“Melalui kegiatan ini kita ingin mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam perjalanan serta menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan akan terus bersinergi untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari.
“Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak. Jangan sampai anak-anak berkeliaran hingga larut malam tanpa pengawasan. Jika tidak ada keperluan penting, sebaiknya tetap berada di rumah,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat yang akan mudik juga diingatkan untuk memastikan kondisi rumah sebelum ditinggalkan, seperti memeriksa pintu, jendela, listrik, kompor dan aliran air. Warga juga disarankan memberi tahu tetangga terdekat agar rumah tetap dalam pengawasan.
Aparat turut membuka layanan penitipan kendaraan di kantor Polsek terdekat bagi masyarakat yang hendak bepergian mudik, sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keamanan kendaraan selama ditinggalkan.
Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi dan patroli skala besar tersebut berlangsung aman dan kondusif. (BME-1)







