BERITA62.COM, Barito Timur – Pemerintah Desa Pulau Patai di Kabupaten Barito Timur bersama anggota Linmas melaksanakan kegiatan gotong royong penyemprotan herbisida pada rumput liar yang tumbuh di sepanjang pinggir jalan desa, Jumat, 13 Maret 2026.
Penyemprotan dilakukan pada ruas jalan yang menghubungkan Desa Pulau Patai dan Desa Sarapat, setelah rumput yang tumbuh semakin tinggi dan mulai menutupi bahu jalan dan sebagian badan jalan.
Kegiatan tersebut melibatkan aparat desa serta anggota Linmas yang turun langsung membawa alat semprot, herbisida dan air. Aksi gotong royong ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tetap aman dilalui masyarakat, terutama bagi pengendara sepeda motor dan mobil yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
Kepala Desa Pulau Patai, Sumardi, mengatakan penyemprotan rumput liar menjadi langkah penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan. Menurutnya, rumput yang tumbuh tinggi di bahu jalan dapat mengganggu jarak pandang pengendara dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
“Rumput liar yang tumbuh di pinggir jalan sudah mulai menutupi bahu jalan dan sebagian badan jalan sehingga mengganggu pandangan pengendara. Karena itu kami bersama anggota Linmas bergotong royong menyemprot dengan herbisida agar jalan tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat,” terangnya.
Sumardi menjelaskan, bahu jalan memiliki fungsi penting sebagai ruang pengaman bagi kendaraan. Ketika bahu jalan tertutup rumput liar yang tinggi, ruang tersebut tidak lagi bisa dimanfaatkan secara optimal, bahkan dapat membahayakan pengendara yang terpaksa menepi atau menghindari kendaraan dari arah berlawanan.
Selain meningkatkan keselamatan berkendara, kegiatan pembersihan bahu jalan juga bertujuan menjaga kerapian lingkungan desa. Jalan yang bersih dari rumput liar akan terlihat lebih tertata, sekaligus memberikan kesan bahwa masyarakat dan pemerintah desa memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum.
Sumardi menambahkan, kegiatan gotong royong seperti ini akan terus digalakkan sebagai bagian dari upaya menjaga infrastruktur di desa tetap terawat.
“Kami berharap masyarakat juga ikut menjaga lingkungan sekitar jalan agar tetap bersih, sehingga aktivitas transportasi antar desa bisa berlangsung dengan aman dan lancar,” pungkasnya. (BME-1)







