Kades Jaweten Prihatin Jalan Nasional Rusak di Wilayahnya Belum Diperbaiki Jelang Lebaran

Di sepanjang titik tersebut terdapat sejumlah lubang yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

Kepala Desa Jaweten, Kabupaten Barito Timur, Marinus, menunjukkan salah satu titik kerusakan jalan nasional di wilayahnya, Rabu, 11 Maret 2026.

BERITA62.COM, Barito Timur – Kepala Desa Jaweten, Kabupaten Barito Timur, Marinus, mengaku prihatin karena kerusakan ruas jalan nasional yang melintasi wilayah desanya hingga kini belum juga diperbaiki, meskipun Hari Raya Idulfitri semakin dekat. Kondisi jalan yang berlubang tersebut dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan, terutama para pemudik yang akan melintas.

Marinus menjelaskan, kerusakan jalan tersebut berada pada ruas sekitar 200 meter, mulai dari Simpang Empat Jaweten hingga kawasan Pertashop. Di sepanjang titik tersebut terdapat sejumlah lubang yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

“Sebagai kepala desa, saya sangat prihatin melihat kondisi jalan di wilayah Jaweten. Sampai sekarang di sekitar desa kami belum ada pekerja yang memperbaiki jalan yang berlubang. Sementara kami melihat di Desa Sumur sudah diperbaiki, begitu juga di Desa Kandris,” ujarnya, Rabu, 11 Maret 2026.

Marinus mengungkapkan, saat mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan beberapa waktu lalu, pihak Dinas PUPR Perkim Barito Timur sempat menyampaikan rencana perbaikan jalan nasional di wilayah tersebut.

“Dalam Musrenbang kecamatan disampaikan bahwa ada anggaran sekitar Rp23 miliar untuk perbaikan ruas jalan nasional Tamiang Layang–Ampah dan Ampah–Bambulung. Bahkan disebutkan juga bahwa sebelum Lebaran jalan-jalan yang berlubang akan ditambal,” katanya.

Namun hingga saat ini, ia belum melihat adanya aktivitas perbaikan di wilayah Desa Jaweten. Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat karena arus lalu lintas diperkirakan meningkat menjelang Lebaran.

“Kami sangat mengharapkan sebelum hari raya Idulfitri jalan ini sudah diperbaiki sehingga para pemudik bisa berkendara dengan aman. Kondisi jalan yang berlubang sangat membahayakan, apalagi saat hujan karena banyak lubang yang tertutup air sehingga pengendara tidak bisa melihatnya,” tuturnya.

BACA  Diskominfosantik Barito Timur Bentuk Tim Pemantau Penyebaran Hoaks di Media Sosial

Marinus juga berharap instansi terkait dapat segera meninjau langsung kondisi jalan tersebut agar penanganan dapat dilakukan secepatnya.

“Kami berharap Kepala Dinas PUPR Perkim bisa mengarahkan anak buahnya untuk melihat langsung kondisi jalan di Desa Jaweten. Masyarakat sangat menunggu penanganan karena sebelumnya sudah disampaikan bahwa perbaikan jalan akan segera dilakukan,” ucapnya.

Sebagai informasi, ruas jalan Tamiang Layang–Ampah hingga Ampah–Bambulung merupakan jalan berstatus nasional. Kewenangan pengelolaan dan perbaikannya berada di bawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Kalimantan Tengah, sementara pemerintah daerah umumnya berperan menyampaikan aspirasi masyarakat serta melakukan koordinasi terkait kondisi di lapangan. (BME-1)