Widid Terima Usulan Infrastruktur hingga Traktor saat Reses di Desa Matabu

Widid mengatakan seluruh usulan yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui pembahasan di DPRD bersama pemerintah daerah.

Kegiatan reses perorangan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Barito Timur, I Putu Widid Septiawan, di Desa Matabu, Sabtu, 7 Maret 2026.

BERITA62.COM, Barito Timur – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Barito Timur, I Putu Widid Septiawan, menerima berbagai usulan pembangunan dari warga saat melaksanakan reses perorangan di Desa Matabu, Sabtu, 7 Maret 2026. Aspirasi yang disampaikan masyarakat didominasi kebutuhan infrastruktur desa hingga permintaan bantuan alat pertanian berupa traktor untuk kelompok tani.

Dalam pertemuan tersebut, warga bersama pemerintah desa menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai penting untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan masyarakat. Salah satunya adalah perlengkapan untuk Polindes berupa meja, kursi dan lemari guna menunjang pelayanan kesehatan bagi warga.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan titian sepanjang 50 meter di RT 01 serta perbaikan jalan menuju RT 01 yang selama ini menjadi akses penting bagi warga. Warga juga meminta lanjutan pengecoran jalan gang sepanjang 150 meter di RT 03 serta pemasangan penerangan jalan umum sebanyak 12 titik di ruas jalan menuju Desa Mangkarap.

Usulan lain yang turut disampaikan yakni perbaikan parit di RT 01 dan RT 08 untuk mengatasi genangan air saat musim hujan. Warga juga meminta pelebaran jalan di RT 02, normalisasi sungai di wilayah tersebut serta pembangunan bronjong di RT 01 guna mencegah terjadinya abrasi di bantaran sungai.

Di sektor pertanian, masyarakat melalui kelompok tani mengusulkan bantuan satu unit traktor untuk menunjang kegiatan pengolahan lahan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian warga yang tergabung dalam kelompok tani.

Menanggapi berbagai aspirasi itu, Widid mengatakan seluruh usulan yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui pembahasan di DPRD bersama pemerintah daerah.

“Semua aspirasi masyarakat kita tampung. Nanti akan kita perjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRD agar bisa menjadi bagian dari program pembangunan pemerintah daerah,” ujarnya.

BACA  Reses di Desa Sarapat, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bartim Terima Deretan Usulan Pembangunan untuk 2027

Widid menilai usulan yang disampaikan warga Desa Matabu sebagian besar berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari infrastruktur jalan, drainase, pengendalian sungai hingga dukungan bagi sektor pertanian.

“Kita melihat usulan warga sangat realistis dan menyentuh kebutuhan sehari-hari masyarakat. Mudah-mudahan sebagian bisa kita dorong masuk dalam prioritas pembangunan daerah,” ujarnya.

Kegiatan reses perorangan merupakan kewajiban anggota DPRD untuk turun langsung ke daerah pemilihan guna menyerap aspirasi masyarakat. Hasil dari reses tersebut kemudian menjadi bahan bagi anggota dewan untuk diperjuangkan dalam pembahasan program dan anggaran bersama pemerintah daerah. (BME-1)