Reses Tiga Hari, Ketua DPRD Bartim Serap Aspirasi Infrastruktur hingga Alsintan dari Warga

Di setiap lokasi tersebut masyarakat menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang dianggap penting untuk menunjang aktivitas sosial maupun ekonomi.

Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistio, saat melakukan kunjungan reses ke Desa Unsum, Jumat, 6 Maret 2026.

BERITA62.COM, Barito Timur – Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan kegiatan reses perorangan selama tiga hari yang berakhir pada Sabtu, 7 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan beragam usulan mulai dari perbaikan infrastruktur pendidikan, jalan, sarana air bersih hingga kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Nursulistio menjelaskan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban setiap anggota DPRD untuk kembali ke daerah pemilihan masing-masing guna mendengar langsung aspirasi masyarakat. Selain itu, reses juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memantau pelaksanaan program pembangunan yang sebelumnya telah diusulkan oleh masyarakat.

“Kami 25 anggota DPRD Barito Timur tentu memiliki tanggung jawab untuk kembali ke daerah pemilihan masing-masing guna menyerap aspirasi, sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat dan memonitor program serta kegiatan yang menjadi aspirasi sebelumnya maupun program yang sedang berjalan,” ujar Nursulistio.

Pada reses masa sidang kali ini, Nursulistio menggelar pertemuan di tiga titik, yakni di Desa Sibung Desa Unsum Kecamatan Raren Batuah dan Kelurahan Ampah Kota Kecamatan Dusun Tengah. Di setiap lokasi tersebut masyarakat menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang dianggap penting untuk menunjang aktivitas sosial maupun ekonomi.

Di Desa Sibung, warga banyak mengusulkan kelanjutan pembangunan infrastruktur sekolah. Beberapa di antaranya berupa rehabilitasi ruang belajar, pembangunan ruang kelas baru serta penyediaan fasilitas pendukung seperti kantor sekolah, ruang guru hingga pagar halaman sekolah.

“Masyarakat di Desa Sibung juga menyampaikan terima kasih atas berbagai program pemerintah yang sudah berjalan. Namun ada beberapa hal yang masih perlu ditingkatkan seperti rehabilitasi ruang belajar, pembangunan ruang belajar baru serta melengkapi fasilitas sekolah,” kata Nursulistio.

Selain itu, masyarakat juga meminta perbaikan sejumlah ruas jalan kabupaten yang kondisinya kembali rusak. Jalan yang diusulkan untuk dibenahi antara lain akses dari Sibung menuju Desa Puri serta ruas jalan dari Sibung menuju Talohen di wilayah Kelurahan Ampah Kota. Warga juga menyoroti jalan dari Desa Malintut menuju Turan Amis serta jalan dari Desa Tangkum menuju Desa Muara Awang yang sudah pernah dibuka namun belum sepenuhnya ditindaklanjuti.

BACA  DPRD Barito Timur Tinjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Dusun Timur

Tak hanya itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan jalan usaha tani, jembatan pertanian serta akses perkebunan yang dinilai penting karena berkaitan langsung dengan sumber penghasilan warga.

Sementara itu di Desa Unsum, aspirasi yang paling banyak disampaikan berkaitan dengan kebutuhan sarana air bersih dari PDAM. Menurut Nursulistio, pemerintah daerah sebenarnya telah merencanakan peningkatan sarana air bersih di beberapa desa termasuk Desa Unsum pada tahun ini.

“Untuk air bersih, kami sudah sampaikan bahwa tahun ini ada program peningkatan sarana air bersih di beberapa desa termasuk Desa Unsum melalui PDAM. Selain itu di beberapa desa lain juga ada program penyediaan air bersih dari sumur gali,” jelasnya.

Sedangkan pada titik reses di Kelurahan Ampah Kota yang juga dihadiri masyarakat dari Kecamatan Pematang Karau, warga mengusulkan bantuan alsintan seperti hand tractor dan mini tractor. Selain itu, mereka juga menyampaikan kebutuhan pembangunan jalan lingkungan serta jalan usaha tani guna menunjang aktivitas pertanian.

Nursulistio mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan pembahasan dalam agenda kerja DPRD bersama pemerintah daerah agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan skala prioritas pembangunan.

Politisi Partai Golkar ini juga mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan reses yang berlangsung selama tiga hari tersebut berjalan lancar, terlebih dilaksanakan di momentum bulan Ramadan yang semakin mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.

“Kami bersyukur di momen bulan Ramadan ini bisa bersilaturahmi dengan masyarakat. Alhamdulillah semua kegiatan reses selama tiga hari berjalan lancar dan aspirasi masyarakat dapat kami serap dengan baik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, reses perorangan merupakan kegiatan yang dilakukan anggota DPRD di luar masa persidangan dengan cara turun langsung ke daerah pemilihannya. Tujuannya untuk menjaring aspirasi masyarakat, mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan serta memastikan kebutuhan warga dapat diperjuangkan dalam perencanaan kebijakan dan anggaran daerah. (BME-1)