BERITA62.COM, Barito Timur – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Barito Timur, I Putu Widid Septiawan, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan kegiatan reses perorangan di Desa Sarapat, Kecamatan Dusun Timur, Jumat, 6 Maret 2026.
Dalam pertemuan tersebut pemerintah desa bersama masyarakat menyampaikan sejumlah usulan pembangunan yang diharapkan dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2027.
Berbagai usulan yang disampaikan mencakup sektor pendidikan, infrastruktur, ekonomi, kesehatan hingga pengembangan pariwisata desa. Usulan tersebut tertuang dalam Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa Sarapat Tahun 2027 yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat di desa tersebut.
Di bidang pendidikan misalnya, pemerintah desa mengusulkan rehabilitasi total SD Negeri Sarapat yang meliputi pembangunan pagar sekolah, pemasangan paving halaman serta pembangunan tempat parkir. Selain itu juga diusulkan rehabilitasi ruang kelas SDN Ebaraya yang dilengkapi pembangunan area parkir serta pengadaan sarana dan prasarana sekolah.
Usulan lain di sektor pendidikan mencakup pemasangan paving halaman sekolah, pembangunan pagar dan teralis, pembuatan sumur bor, pembangunan jalan cor beton serta area parkir di SMP Negeri 5 Tamiang Layang. Sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini juga menjadi perhatian, dengan adanya usulan penyediaan fasilitas bagi TK Mutiara di Dusun Ebaraya.
Sementara pada sektor infrastruktur jalan, pemerintah desa mengusulkan pengaspalan Jalan Janah Munsit serta lanjutan pengaspalan jalan kabupaten. Selain itu direncanakan pembangunan drainase di sejumlah wilayah RT, pembukaan jalan Dukuh–Munsit sepanjang sekitar 1,7 kilometer serta pengerasan jalan padat karya yang menghubungkan Desa Sarapat dengan Desa Pulau Patai.
Di bidang lingkungan dan pengembangan wilayah, Desa Sarapat juga mengusulkan normalisasi lanjutan Sungai Lembang guna mengendalikan potensi banjir dan sedimentasi. Di samping itu, desa berencana mengembangkan objek wisata Ranu Lembang serta membangun sarana olahraga seperti lapangan futsal, voli, bulu tangkis dan basket bagi masyarakat.
Tak hanya itu, sejumlah program lain juga diusulkan seperti pemasangan box culvert di beberapa titik, penambahan luasan percetakan sawah di RT 02, penyediaan bak sampah beserta alat angkut sampah, pembangunan tower jaringan komunikasi, rehabilitasi rumah dinas Pustu, penyediaan bibit ikan untuk masyarakat hingga pemasangan lampu penerangan jalan di beberapa wilayah RT.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, I Putu Widid Septiawan menyatakan akan menampung seluruh aspirasi masyarakat sebagai bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan di DPRD bersama pemerintah daerah.
“Reses ini memang menjadi kesempatan bagi kami sebagai anggota DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua usulan yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan agar bisa masuk dalam perencanaan pembangunan daerah,” ujar Widid saat diwawancarai usai kegiatan.
Ia menilai berbagai usulan yang disampaikan pemerintah desa dan masyarakat Sarapat sangat relevan karena menyentuh kebutuhan dasar warga, mulai dari pendidikan, infrastruktur hingga peningkatan ekonomi masyarakat.
“Banyak usulan yang sangat penting, terutama terkait pendidikan, jalan dan fasilitas umum. Ini akan kami sampaikan dan komunikasikan dengan pemerintah daerah agar dapat dipertimbangkan dalam program pembangunan ke depan,” tambahnya.
Reses perorangan sendiri merupakan kegiatan anggota DPRD di luar masa sidang yang bertujuan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan masing-masing. Melalui kegiatan ini, wakil rakyat dapat mengetahui kebutuhan riil masyarakat sekaligus menjadikannya bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan, penganggaran dan pengawasan pembangunan daerah. (BME-1)








