BERITA62.COM, Barito Timur – PT Indopenta Sejahtera Abadi bersama warga di Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur, bergotong royong menimbun jalan yang rusak dan berlubang, Jumat, 6 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memperbaiki kondisi jalan yang rusak agar lebih aman dan nyaman dilalui masyarakat.
Gotong royong juga dihadiri Camat Paju Epat, Kapospol Subsektor Paju Epat, Babinsa TNI, Kepala Desa Siong serta Kepala Desa Telang yang ikut memantau langsung proses perbaikan jalan.
Kepala Desa Siong, Meiyanto, menjelaskan penimbunan jalan dilakukan menggunakan material pasir dan batu (sirtu). Material tersebut diangkut menggunakan armada truk serta didukung alat berat yang berasal dari masyarakat maupun dari pihak perusahaan.

Ia menerangkan, penimbunan difokuskan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan paling parah dan menimbulkan kubangan, terutama di sekitar SMP Negeri 1 Paju Epat, kawasan Kantor Camat Paju Epat hingga menuju arah Kampung Telang.
“Kami atas nama pemerintah desa menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dari pihak perusahaan dan warga yang sudah membantu menimbun jalan yang rusak sehingga lebih nyaman dilalui oleh masyarakat,” ujar Meiyanto saat diwawancarai di sela kegiatan gotong royong.
Sementara itu Kepala Desa Telang, Murto, menyampaikan bahwa penimbunan jalan tersebut merupakan solusi sementara yang dilakukan melalui swadaya masyarakat dan dukungan perusahaan. Ia berharap rencana perbaikan permanen melalui pengaspalan ulang menggunakan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit dapat segera direalisasikan pemerintah daerah.
“Untuk sementara kami berharap penimbunan yang dilakukan oleh perusahaan dan warga ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas, baik untuk ke sekolah, bekerja maupun menjalankan aktivitas lainnya,” kata Murto.

Jalan yang diperbaiki tersebut merupakan jalur penting yang setiap hari dilalui masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari aktivitas pendidikan, pekerjaan hingga kegiatan ekonomi.
Karena itu perbaikan jalan menjadi kebutuhan mendesak agar mobilitas warga tidak terganggu serta dapat mengurangi risiko kecelakaan akibat jalan berlubang. (BME-1)








