Litmas WBP di Rutan Tamiang Layang, Dasar Pengusulan Program Reintegrasi Sosial

Pemeriksaan berkas pendukung seperti putusan pidana, surat penahanan, dan laporan perkembangan pembinaan selama menjalani masa pidana juga dilakukan.

Kegiatan Litmas bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Tamiang Layang, Kamis, 5 Maret 2025.

BERITA62.COM, Barito Timur – Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur melaksanakan kegiatan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Kamis, 5 Maret 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian krusial dalam proses pembinaan serta pemenuhan hak WBP dalam tahapan pengusulan program reintegrasi sosial.

Litmas digelar di Pos Bapas yang berada di lingkungan rutan, dan dilakukan langsung oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dari Balai Pemasyarakatan Kelas II Muara Teweh.

Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, menyampaikan bahwa kehadiran PK merupakan bentuk sinergi antarunit pemasyarakatan untuk memastikan layanan pembimbingan berjalan efektif.

“Kami menekankan pentingnya kolaborasi antara rutan dan Bapas agar seluruh WBP mendapatkan layanan pembimbingan yang optimal dan hak-haknya terpenuhi sesuai ketentuan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan Litmas, PK melakukan pengumpulan dan pendalaman data WBP, termasuk riwayat hidup, latar belakang sosial, serta dokumen administrasi. Pemeriksaan berkas pendukung seperti putusan pidana, surat penahanan, dan laporan perkembangan pembinaan selama menjalani masa pidana juga dilakukan.

Semua data ini menjadi fondasi penting dalam penyusunan laporan penelitian kemasyarakatan.
Hasil Litmas selanjutnya menjadi dasar pertimbangan dalam pemberian rekomendasi oleh PK dan menjadi acuan dalam pengusulan program reintegrasi sosial bagi WBP.

Dengan metode ini, pihak rutan memastikan hak-hak warga binaan terpenuhi secara objektif, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku.

Menurut Agung Novarianto, proses Litmas membantu petugas memahami kebutuhan spesifik tiap WBP.

“Setiap WBP memiliki latar belakang yang berbeda, sehingga Litmas menjadi instrumen penting untuk menyusun program pembinaan yang tepat sasaran,” jelasnya. (BME-1)

BACA  Desa Matabu Rutin Adakan Posyandu Balita, Berikan Layanan Kesehatan dan Gizi untuk Anak dan Ibu Hamil