Rutan Tamiang Layang dan Dinas Perpustakaan Bahas Rencana Pembaruan Kerja Sama

Penambahan jenis bacaan dinilai penting untuk meningkatkan minat baca sekaligus memperluas wawasan para WBP selama menjalani masa pembinaan.

Kunjungan koordinasi Disperpusip Barito Timur ke Rutan Tamiang Layang, Rabu, 4 Maret 2026.

BERITA62.COM, Barito Timur – Rutan Kelas IIB Tamiang Layang bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Barito Timur merencanakan pembaruan kerja sama peminjaman buku bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) dalam kunjungan koordinasi Disperpusip ke Rutan, Rabu, 4 Maret 2025.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat program pembinaan berbasis literasi sekaligus memperkaya koleksi bacaan di perpustakaan rutan.

Kegiatan digelar di ruang kerja Kepala Rutan dan dihadiri oleh Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Pengelolaan, Sri Rahayu, bersama sejumlah perwakilan dari Disperpusip.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak mendiskusikan rencana pembaruan koleksi buku agar lebih beragam dan relevan dengan kebutuhan warga binaan. Penambahan jenis bacaan dinilai penting untuk meningkatkan minat baca sekaligus memperluas wawasan para WBP selama menjalani masa pembinaan.

“Kami menyambut baik dukungan dari Disperpusip Barito Timur dalam penyediaan bahan bacaan bagi warga binaan. Kehadiran buku-buku yang variatif diharapkan dapat meningkatkan minat baca sekaligus menjadi sarana pembelajaran yang positif bagi mereka,” ujar Sri Rahayu saat diwawancarai usai pertemuan.

Selain membahas variasi koleksi buku, kedua instansi juga mendiskusikan jumlah buku yang akan dipinjam pakai oleh pihak rutan guna memperkaya koleksi perpustakaan WBP.

Dalam kesempatan tersebut, pembaruan dokumen perjanjian kerja sama turut menjadi perhatian penting agar program peminjaman buku dapat berjalan berkelanjutan dan memiliki dasar administrasi yang jelas.

Usai pertemuan koordinasi, tim dari Disperpusip Barito Timur melakukan survei langsung terhadap koleksi buku yang tersedia serta meninjau kondisi ruang perpustakaan warga binaan.

Kegiatan tersebut didampingi oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Junaidi, yang menjelaskan mekanisme pengelolaan perpustakaan serta pemanfaatannya oleh para warga binaan.

Menurut Junaidi, fasilitas perpustakaan menjadi salah satu sarana penting dalam program pembinaan di rutan.

BACA  Karutan Tamiang Layang Ikuti Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja 2025

“Perpustakaan ini dimanfaatkan warga binaan untuk membaca di waktu luang. Kami berharap dengan adanya tambahan koleksi buku, kegiatan literasi di rutan dapat semakin berkembang,” katanya.

Melalui sinergi antara Rutan Tamiang Layang dan Disperpusip Barito Timur ini, diharapkan layanan literasi bagi warga binaan semakin optimal.

Penyediaan bahan bacaan yang memadai diyakini mampu menumbuhkan kebiasaan membaca, memperkaya pengetahuan serta memberikan aktivitas yang positif dan produktif bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan. (BME-1)