BERITA62.COM, Barito Timur – Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur terus memperkuat langkah reformasi birokrasi melalui pelaksanaan Asesmen Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026.
Kegiatan ini digelar di Aula Rutan Tamiang Layang, Selasa, 10 Februari 2026, merupakan bentuk keseriusan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemasyarakatan.
Asesmen tersebut didampingi langsung oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Junaidi, Kepala Subseksi Pengelolaan Sri Rahayu, serta Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Dhimas Calandra Anggita.
Seluruh jajaran pegawai turut mengikuti kegiatan sebagai wujud komitmen bersama dalam pembangunan Zona Integritas.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Junaidi, menegaskan bahwa asesmen ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan organisasi menuju predikat WBBM.
“Asesmen ini bukan sekadar evaluasi administratif, tetapi langkah nyata untuk memperkuat budaya kerja bersih, transparan, dan melayani. Semua pegawai harus bergerak bersama,” ujarnya.
Junaidi menambahkan, pembangunan Zona Integritas menuju WBBM membutuhkan konsistensi seluruh tim kelompok kerja (Pokja), khususnya dalam menjalankan enam komponen pengungkit atau area perubahan. Penguatan peran Pokja menjadi kunci agar program reformasi birokrasi berjalan terarah dan terukur.
Sementara itu, Kepala Subseksi Pengelolaan, Sri Rahayu, dalam paparannya menjelaskan perbedaan mendasar antara predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Ia menekankan bahwa WBBM menuntut peningkatan lebih kuat pada kualitas pelayanan publik dan budaya antikorupsi.
“Menuju WBBM, fokus kita bukan hanya pada pencegahan korupsi, tetapi juga bagaimana pelayanan kepada masyarakat benar-benar semakin cepat, mudah, dan profesional,” kata Sri Rahayu.
Setelah paparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan asesmen kepada seluruh pegawai yang dilakukan oleh masing-masing kepala subseksi. Proses ini menjadi instrumen untuk mengukur pemahaman, kesiapan, serta kontribusi pegawai dalam mendukung pembangunan Zona Integritas.
Selanjutnya, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Dhimas Calandra Anggita, menambahkan bahwa hasil asesmen akan menjadi dasar evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dalam mewujudkan organisasi yang akuntabel.
“Kami ingin memastikan setiap lini bekerja sesuai standar integritas. Ini bagian dari upaya menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang bersih dan semakin dipercaya masyarakat,” tegas Dhimas.
Melalui asesmen ini, Rutan Tamiang Layang berharap mampu memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, transparan, serta berorientasi pada pelayanan, sebagai langkah strategis menuju predikat WBBM Tahun 2026. (BME-1)







