BERITA62.COM, Barito Timur – Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas pelayanan publik yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pegawai dan masyarakat, Sabtu, 10 Januari 2026.
Program ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya pada poin layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan yang dipusatkan di area layanan kunjungan Rutan Tamiang Layang itu menyasar jajaran pegawai sekaligus masyarakat yang sedang berkunjung dan memanfaatkan layanan Rutan.
Pemeriksaan kesehatan ini menjadi salah satu bentuk nyata peningkatan kualitas pelayanan publik yang inklusif, sekaligus wujud kepedulian terhadap kesehatan sebagai hak dasar setiap warga.
Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memperkuat budaya kerja sehat di lingkungan pemasyarakatan.
“Melalui pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami ingin memastikan pegawai dan masyarakat sekitar rutan mendapatkan akses deteksi dini terhadap kondisi kesehatannya. Ini bagian dari komitmen kami mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis dan responsif,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didukung penuh oleh jajaran pejabat struktural Rutan Tamiang Layang serta melibatkan pegawai Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), Jabatan Fungsional Umum (JFU) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebagai panitia sekaligus peserta kegiatan. Sinergi seluruh unsur tersebut membuat kegiatan berjalan tertib dan sesuai standar operasional prosedur.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan langsung oleh Pegawai dan CPNS JFT Perawat Terampil Rutan Tamiang Layang, Rizkyana Kurniawati dan Sofaria. Layanan yang diberikan meliputi pengecekan tanda-tanda vital, pemeriksaan kadar glukosa darah, asam urat dan kolesterol sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan.
“Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui kondisi dasar kesehatan, sehingga jika ditemukan indikasi tertentu bisa segera ditindaklanjuti,” kata Rizkyana.
Respons positif pun datang dari masyarakat yang menerima layanan. Salah seorang pengunjung rutan mengaku terbantu dengan adanya pemeriksaan gratis tersebut.
“Kami merasa sangat terbantu karena bisa memeriksa kesehatan tanpa harus ke fasilitas kesehatan lain. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Tamiang Layang menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi pembinaan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan lingkungan sekitarnya. (BME-1)






