BERITA62.COM, Barito Timur – Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur menggelar Refleksi Akhir Tahun sekaligus Rapat Capaian Kinerja Tahun Anggaran 2025 dan Penetapan Target Kinerja Tahun Anggaran 2026, Rabu 31 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan itu diikuti seluruh jajaran pegawai baik staf maupun petugas pengamanan sebagai bagian dari penutupan tahun anggaran.
Forum evaluasi ini menjadi ruang konsolidasi untuk menelaah kinerja selama 2025 serta menyusun langkah strategis menghadapi 2026. Setiap unit kerja diminta memetakan capaian utama kendala yang dihadapi serta peluang perbaikan agar pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan lebih efektif dan akuntabel.
Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, membuka kegiatan dan menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh merupakan fondasi perencanaan kinerja yang lebih tajam.
“Refleksi akhir tahun bukan sekadar rutinitas administrasi tetapi momentum untuk memperbaiki cara kerja agar pelayanan kepada warga binaan semakin optimal dan berorientasi pada standar PRIMA serta nilai kemanusiaan,” ujar Agung dalam arahannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif seluruh jajaran sepanjang 2025. Menurutnya sinergi lintas fungsi menjadi kunci terjaganya stabilitas keamanan serta kualitas layanan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi seluruh pegawai. Tantangan ke depan menuntut kita bekerja lebih disiplin profesional dan adaptif,” kata Agung.
Pemaparan capaian kinerja 2025 dan target 2026 kemudian disampaikan oleh para kepala subseksi. Kasubsi Pengelolaan Sri, Rahayu, memaparkan capaian administrasi dan dukungan manajerial termasuk penguatan tata kelola dan efisiensi layanan internal.
“Ke depan kami fokus pada penataan administrasi yang lebih tertib transparan serta dukungan manajerial yang responsif,” ujarnya.
Kasubsi Pelayanan Tahanan, Junaidi, menjelaskan kinerja layanan tahanan dan pembinaan yang diarahkan pada pemenuhan hak dasar serta peningkatan kualitas pembinaan.
Sementara itu Kepala Kesatuan Pengamanan, Wahyu Cahyadi, menyampaikan evaluasi bidang pengamanan dan target penguatan sistem keamanan berbasis prosedur serta kesiapsiagaan personel.
“Pengamanan yang profesional menjadi prasyarat utama terselenggaranya layanan yang aman dan humanis,” tegas Wahyu.
Melalui rapat ini Rutan Tamiang Layang menegaskan komitmen menyatukan visi seluruh jajaran dalam meningkatkan kinerja menuju pelayanan pemasyarakatan yang prima dan berkeadilan sejalan dengan kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Hasil evaluasi dan target yang ditetapkan menjadi acuan kerja 2026 agar setiap program berjalan terukur dan berdampak nyata. (BME-1)







