BERITA62.COM, Barito Timur – Suasana Natal penuh kehangatan dan semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Natal Keluarga Besar Sekolah Tinggi Teologi (STT) Permata Bangsa Barito (PBB) yang digelar di Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Bukit Hermon, Desa Lalap, Kabupaten Barito Timur, Minggu, 28 Desember 2025.
Perayaan ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga sarana memperkenalkan STT Permata Bangsa Barito kepada seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan Natal tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari pembicara utama Pendeta Lepina selaku Ketua Resort GKE Tamiang Layang, Ketua Yayasan Permata Bangsa Barito, Koordinator STT PBB, seluruh dosen, mahasiswa, alumni, jemaat GSJA Bukit Hermon, hingga perwakilan gereja-gereja tetangga.
Kehadiran lintas jemaat ini mempertegas semangat persaudaraan dan keterbukaan yang diusung STT Permata Bangsa Barito.‾
Dalam khotbah Natalnya, Lepina menekankan pentingnya membentuk generasi muda yang unggul secara intelektual sekaligus kuat dalam karakter. Ia mengajak para mahasiswa dan pemuda Kristen untuk tidak hanya mengejar pengetahuan, tetapi juga membangun kepribadian yang mencerminkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari.
“Mahasiswa teologi harus menjadi pribadi yang unggul dan berkarakter positif, bukan hanya cakap secara akademik, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah gereja dan masyarakat,” pesan Pendeta Lepina.
Sementara itu, Koordinator STT PBB, Yoseph Malo Bili, dalam sambutannya menegaskan bahwa perayaan Natal ini menjadi sarana mempererat kebersamaan serta membangun hubungan yang harmonis antara mahasiswa, dosen dan masyarakat luas. Menurutnya, ikatan kekeluargaan yang kuat akan melahirkan komunitas yang diberkati Tuhan.
“Kami ingin menjaga kebersamaan dan membangun relasi yang harmonis antara mahasiswa, dosen, dan seluruh masyarakat, sehingga tercipta keluarga-keluarga yang diberkati oleh Tuhan,” ujar Yoseph.
Ia juga secara terbuka mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, yang ingin menempuh pendidikan teologi untuk bergabung di STT Permata Bangsa Barito yang kampusnya terletak di Kelurahan Taniran. Yoseph menegaskan bahwa kampus tersebut membuka peluang seluas-luasnya bagi siapa saja yang memiliki kerinduan melayani dan belajar.
“Bagi masyarakat yang ingin menempuh pendidikan, kami persilakan untuk segera bergabung dengan STT Permata Bangsa Barito. Pendaftaran dan layanan akademik dibuka pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu, pukul 09.00 hingga 14.00 WIB, dengan biaya kuliah yang sangat terjangkau,” jelasnya.
Melalui perayaan Natal ini, STT PBB berharap semakin dikenal oleh masyarakat Barito Timur dan sekitarnya, sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda Kristen yang beriman, berilmu dan siap mengabdi bagi gereja serta bangsa. (BME-1)






