BERITA62.COM, Barito Timur – Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) olahraga daerah. Salah satu upaya konkret tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Tenaga Keolahragaan yang digelar selama dua hari di Tamiang Layang, mulai Sabtu, 20 Desember 2025.
Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Tenaga Keolahragaan yang Profesional, Kompeten, dan Berdaya Saing di Kabupaten Barito Timur” ini diikuti insan olahraga lintas cabang. Hadir pula Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bartim, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Bartim, serta perwakilan berbagai cabang olahraga.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disbudparpora, Ivo Christyan, membuka kegiatan tersebut mewakili Bupati Barito Timur M Yamin. Saat membacakan sambutan Bupati, Ivo menegaskan bahwa peningkatan kapasitas tenaga keolahragaan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjawab tantangan dunia olahraga yang kian kompetitif.
“Pemerintah daerah berharap kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam mencetak pelatih yang profesional serta melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujarnya.
Ivo menambahkan, upaya tersebut sejalan dengan Visi Barito Timur SEGAH (Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, Harmonis), khususnya melalui peningkatan kualitas kesehatan dan kebugaran masyarakat. Menurutnya, prestasi atlet tidak dapat dilepaskan dari peran strategis pelatih yang kompeten dan memiliki landasan kepelatihan yang kuat.
“Pelatih tidak hanya berperan sebagai pengajar teknis, tetapi juga sebagai pendidik, pengayom, dan teladan bagi atlet,” tegas Ivo.
Ia juga mendorong tenaga keolahragaan untuk terus meningkatkan kapasitas diri dengan mengikuti perkembangan sport science guna mewujudkan sistem pembinaan olahraga yang modern, terukur, dan berkelanjutan di Barito Timur.
Sebagai pemateri pertama, UZ Mikdar, menyampaikan materi tentang Manajemen dan Organisasi Keolahragaan. Ia menekankan pentingnya tata kelola organisasi olahraga yang profesional dan berkelanjutan.
“Penguatan manajemen dan organisasi keolahragaan menjadi kunci utama dalam menciptakan tenaga keolahragaan yang kompeten dan mampu bersaing,” ujarnya.
Mikdar dikenal sebagai praktisi sekaligus akademisi olahraga di Kalimantan Tengah. Saat ini ia menjabat Ketua Umum Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kalteng serta aktif dalam pengembangan sosiologi dan kepelatihan keolahragaan, termasuk dalam kepengurusan Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI) Kalteng.
Sementara itu, pemateri kedua, Arief Nur Wahyudi, memaparkan materi Long-Term Athlete Development (LTAD). Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan sejak usia dini hingga mencapai prestasi puncak.
“Pembinaan atlet tidak bisa instan. Long-Term Athlete Development menjadi fondasi penting agar potensi atlet berkembang optimal tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan,” jelasnya.
Arief Nur Wahyudi merupakan akademisi PJKR FKIP Universitas Palangka Raya yang aktif menulis publikasi ilmiah dan buku ajar, khususnya di bidang sepak bola. Ia juga dikenal sebagai praktisi tes dan pengukuran kondisi fisik serta tergabung dalam tim ahli perumus Desain Olahraga Daerah (DOD) Provinsi Kalimantan Tengah.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Barito Timur berharap para tenaga keolahragaan mampu meningkatkan kompetensi, memperkuat sinergi antarorganisasi olahraga, serta berkontribusi aktif dalam memajukan dunia keolahragaan di Barito Timur. (BME-1)






