Pemkab Barito Timur Komitmen Jamin Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

Bupati menyatakan, setiap anak, termasuk ABK, memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak.

Bupati Barito Timur M Yamin, didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Bunyamin, saat meninjau langsung Pelatihan Ketrampilan Bagi Guru Pendamping ABK yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Barito Timur, Jumat, 19 Desember 2025.

BERITA62.COM, Barito Timur – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menegaskan komitmennya dalam menjamin pemenuhan hak pendidikan yang setara dan bermutu bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan kapasitas guru pendamping ABK sebagai bagian dari implementasi program sekolah inklusi di Barito Timur.

Penegasan itu disampaikan Bupati Barito Timur, M Yamin, saat meninjau langsung pelaksanaan Pelatihan Ketrampilan Bagi Guru Pendamping ABK yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Barito Timur, Jumat, 19 Desember 2025.

Bupati menyatakan, setiap anak, termasuk ABK, memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak. Menurutnya, keterbatasan yang dimiliki anak tidak boleh menjadi alasan untuk membatasi akses mereka terhadap pendidikan.

“Walaupun mereka memiliki keterbatasan, anak-anak ABK tetap berhak mendapatkan pendidikan yang sama dengan anak-anak lainnya,” tegasnya.

Yamin menambahkan, pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari Surabaya dengan tujuan membekali para guru pendamping keterampilan khusus dalam mendampingi siswa ABK di sekolah.

Para peserta pelatihan diharapkan mampu meningkatkan kompetensi diri sekaligus menjadi penggerak dan mentor bagi guru-guru lain di satuan pendidikan masing-masing.

“Guru pendamping ini akan menjadi garda terdepan dalam penanganan siswa ABK di sekolah. Mereka juga diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih baik kepada orang tua dan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yamin menekankan bahwa kondisi anak berkebutuhan khusus bukanlah sesuatu yang patut disesali. Ia menyebut, keberadaan ABK merupakan amanah yang harus dihadapi dengan pendekatan dan perlakuan yang tepat agar anak dapat berkembang secara optimal.

“Anak-anak ABK bukanlah sesuatu yang kita pilih, tetapi merupakan takdir dari Allah Subhana Wa Ta’ala. Tugas kita adalah memberikan perhatian dan perlakuan khusus agar mereka dapat hidup dan beraktivitas seperti anak-anak pada umumnya,” katanya.

BACA  Kunjungi Warga Terdampak Banjir, Bupati Bartim Tekankan Respons Cepat dan Keselamatan Warga

Di akhir arahannya, Bupati Yamin mengingatkan para guru pendamping agar tidak berhenti belajar setelah mengikuti pelatihan. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh harus terus dikembangkan serta diterapkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa ABK.

“Setiap siswa Anak Berkebutuhan Khusus memiliki kebutuhan yang berbeda. Guru harus mampu memberikan perlakuan khusus sesuai dengan kebutuhan mereka agar potensi anak dapat berkembang secara maksimal,” pungkasnya. (BME-1)