BERITA62.COM, Barito Timur – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan Sosial (DPMDSos) menggelar Rapat Koordinasi Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) serta Pertemuan Bimbingan Sosial Keluarga Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Senin, 15 Desember 2025.
Kegiatan ini difokuskan pada evaluasi dan sinkronisasi program sosial sepanjang tahun 2025 agar pelaksanaannya semakin efektif dan tepat sasaran.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Kepala Bidang Sosial DPMDSos beserta jajaran, Koordinator Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Barito Timur, Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Ketua Karang Taruna, Koordinator Taruna Siaga Bencana (TAGANA), perwakilan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dari 10 kecamatan, keluarga PPKS, serta sejumlah undangan terkait lainnya.
Plt Kepala DPMDSos Barito Timur, Osa Awatanu, dalam sambutannya menjelaskan bahwa istilah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) kini berdasarkan Peraturan Menteri Sosial Nomor 5 Tahun 2019 telah berubah menjadi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
PPKS merupakan individu, keluarga atau kelompok masyarakat yang mengalami hambatan dalam menjalankan fungsi sosialnya sehingga membutuhkan pelayanan kesejahteraan sosial yang memadai dan berkelanjutan.
“PPKS membutuhkan penanganan yang terencana, terukur dan berkelanjutan agar fungsi sosial mereka dapat pulih dan berjalan sebagaimana mestinya,” terang Osa.
Ia juga menegaskan bahwa PSKS mencakup seluruh potensi dan sumber daya, baik yang berasal dari manusia, alam, maupun institusi sosial, yang dapat dimanfaatkan untuk menangani berbagai persoalan kesejahteraan sosial, terutama kemiskinan. Oleh karena itu, sinergi antar unsur PSKS menjadi faktor penting dalam keberhasilan program sosial.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menyelaraskan sekaligus mengevaluasi program-program sosial yang telah berjalan selama tahun 2025 agar pelaksanaannya ke depan semakin efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Selain rapat koordinasi, kegiatan ini juga dirangkai dengan bimbingan sosial bagi keluarga PPKS sebagai upaya memperkuat rehabilitasi sosial di Kabupaten Barito Timur.
Menurut Osa, kolaborasi antara pendamping sosial dan keluarga PPKS menjadi kunci dalam memberikan perlindungan serta merumuskan solusi atas berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Ia berharap, melalui rapat koordinasi dan bimbingan sosial ini, seluruh potensi sumber kesejahteraan sosial di Barito Timur dapat bekerja secara terpadu.
“Dengan kerja bersama dan sinergi yang kuat, pelayanan kesejahteraan sosial kepada masyarakat dapat kita berikan secara maksimal,” pungkasnya.
Kegiatan Rapat Koordinasi PSKS dan Pertemuan Bimbingan Sosial Keluarga PPKS tersebut secara resmi dibuka oleh Plt Kepala DPMDSos Barito Timur dan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat Barito Timur. (BME-1)






