BERITA62.COM, Barito Timur – Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, menegaskan komitmen lembaganya dalam memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban daerah usai menghadiri Rapat Koordinasi Forkopimda Kabupaten Barito Timur di GPU Mantawara Tamiang Layang, Kamis, 12 Desember
Rakor dipimpin langsung oleh Bupati Barito Timur M Yamin bersama Wakil Bupati Adi Mula Nakalelo.
Rapat koordinasi yang mengusung tema “Penguatan Sinergi Forkopimda dalam Menjaga Stabilitas Keamanan dan Ketertiban Daerah” itu menjadi wadah strategis bagi seluruh unsur pimpinan daerah untuk memperkuat komunikasi, menyatukan langkah, serta merumuskan strategi kolektif dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan di wilayah Barito Timur.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala instansi vertikal, serta para tamu undangan dari berbagai lembaga terkait. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menggambarkan kuatnya komitmen bersama dalam menjaga situasi daerah tetap kondusif, terlebih menjelang berbagai agenda penting pemerintahan dan pelayanan publik.
Bupati Barito Timur, M Yamin, dalam arahannya menekankan pentingnya soliditas dan koordinasi lintas sektor untuk memelihara ketertiban.
“Sinergi Forkopimda adalah fondasi utama yang memastikan stabilitas daerah berjalan dengan baik. Semakin kompak kita, semakin kuat pula ketahanan daerah kita,” ujarnya.
Usai kegiatan, Agung Novarianto menyampaikan bahwa Rutan Tamiang Layang berkomitmen aktif mendukung penguatan sinergi antar-instansi. Menurutnya, pengamanan lingkungan tidak bisa dipikul oleh satu lembaga semata, melainkan harus menjadi kerja kolektif seluruh unsur Forkopimda.
“Rapat koordinasi ini menjadi pengingat bahwa keamanan daerah bukan hanya tugas satu lembaga, tetapi tanggung jawab bersama. Rutan Tamiang Layang siap memperkuat sinergi dengan seluruh unsur Forkopimda untuk menjaga stabilitas dan mendukung terciptanya ketertiban di Barito Timur,” tegas Agung.
Ia menambahkan bahwa pihaknya siap meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam berbagai bidang, termasuk pembinaan narapidana dan dukungan terhadap kebijakan strategis daerah demi menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif. (BME-1)






