BERITA62.COM, Barito Timur – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Barito Timur menggelar syukuran atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Jenderal Besar HM Soeharto di kantor DPD setempat, Selasa, 11 November 2025.
Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri oleh Penasihat Partai Golkar Barito Timur, Ketua dan Sekretaris DPD, jajaran pengurus dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, serta sejumlah undangan.
Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar kepada seluruh kader di daerah untuk menggelar kegiatan syukuran serupa.
Ketua DPD Partai Golkar Barito Timur, H Supriatna, menyampaikan bahwa momentum ini menjadi bentuk ungkapan syukur sekaligus penghormatan terhadap jasa besar Jenderal Besar HM Soeharto, yang baru saja resmi ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional bersama sembilan tokoh lainnya oleh Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2025.
“Kami bersyukur dan berbahagia atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Jenderal Besar HM Soeharto. Beliau bukan hanya tokoh bangsa, tetapi juga pembina dan pendiri Partai Golkar. Karena itu, sangat wajar kami memperingati momen bersejarah ini dengan penuh rasa hormat,” ujarnya.
Supriatna juga menegaskan bahwa meskipun sebelumnya sempat muncul perbedaan pandangan di masyarakat, keputusan pemerintah sudah memberikan kejelasan dan menjadi dasar kuat untuk menempatkan HM Soeharto sebagai salah satu pahlawan bangsa.
“Kalaupun sempat ada pro dan kontra, dengan ditetapkannya oleh Presiden Republik Indonesia, maka hal itu sudah selesai. Sekarang Jenderal Besar HM Soeharto adalah pahlawan nasional,” tegasnya.
Lebih lanjut, Supriatna mengenang sejumlah program monumental peninggalan HM Soeharto yang berdampak luas bagi rakyat Indonesia, seperti program SD Inpres, Puskesmas, Posyandu, hingga Keluarga Berencana (KB) yang turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Banyak jasa beliau yang nyata dirasakan masyarakat. Pembangunan SD Inpres membuka akses pendidikan bagi anak-anak di pelosok, dan program kesehatan masyarakat menjangkau hingga ke desa-desa. Itu semua warisan yang layak dikenang dan diteladani,” ungkapnya.
Supriatna menambahkan, pada masa kepemimpinan HM Soeharto Indonesia dikenal sebagai negara swasembada pangan. Hal itu karena perhatian Soeharto terhadap sektor pertanian sangat besar. Jika sebelumnya panen padi hanya sekali dalam setahun, pada masa beliau bisa dilakukan dua kali. Selain itu, hadir pula program Koperasi Unit Desa (KUD) dan Kelompencapir di televisi yang mendorong kemajuan ekonomi dan pengetahuan masyarakat pedesaan.
“Dengan semua pencapaian dan pengabdian itu, sangat wajar beliau ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional,” ujar Supriatna.
Di akhir keterangannya, Supriatna mengajak seluruh kader Golkar di Barito Timur untuk meneladani semangat pengabdian dan keteladanan Jenderal Besar HM Soeharto dalam membangun bangsa.
“Kami mendoakan almarhum diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan semoga kami diberi kekuatan untuk melanjutkan perjuangan beliau dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya. (BME-1)







