Rutan Tamiang Layang Tanamkan Semangat Kepahlawanan ke Warga Binaan

Junaidi menambahkan, semangat para pahlawan hendaknya menjadi inspirasi bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan menatap masa depan dengan optimisme.

Upacara peringatan Hari Pahlawan di Rutan Tamiang Layang, Senin, 10 November 2025.

BERITA62.COM, Barito Timur – Momentum Hari Pahlawan Nasional 2025 dimaknai secara mendalam oleh jajaran Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur. Bertempat di lapangan blok hunian, seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP), pegawai dan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Rutan mengikuti upacara peringatan yang berlangsung khidmat, Senin, 10 November 2025.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Junaidi, yang bertindak sebagai Pembina Upacara sekaligus Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rutan.

Dalam amanatnya, Junaidi membacakan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia dan menekankan pentingnya meneladani semangat perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan bangsa.

“Tema nasional tahun ini ‘Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan’ mengingatkan kita semua bahwa perjuangan belum berakhir. Kini tugas kita adalah melanjutkan perjuangan itu melalui pengabdian dan kontribusi nyata sesuai peran masing-masing,” ujarnya di hadapan peserta upacara.

Junaidi menambahkan, semangat para pahlawan hendaknya menjadi inspirasi bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan menatap masa depan dengan optimisme.

“Para pahlawan memberi teladan tentang arti kesabaran. Mereka tidak menyerah pada keadaan, melainkan terus berjuang dalam keterbatasan. Kesabaran itulah yang melahirkan kemerdekaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Junaidi mengajak seluruh warga binaan untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pemasyarakatan. Menurutnya, perubahan menuju kebaikan adalah bentuk perjuangan modern yang patut dihargai.

“Sekarang perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, tetapi dengan ilmu, empati, dan tekad untuk menjadi manusia yang lebih baik,” tegas Junaidi.

Upacara yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini menjadi momen refleksi bagi seluruh peserta untuk memperkuat semangat nasionalisme. Melalui kegiatan tersebut, Rutan Tamiang Layang berharap nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan terus hidup di hati setiap insan, termasuk di balik jeruji, sebagai wujud nyata semangat terus bergerak melanjutkan perjuangan. (BME-1)