Warga Desa Lebo Korban Tertimpa Dahan Patah Butuh Dukungan Donasi

Saat hendak mengangkut bibit sawit, tiba-tiba dahan kayu berukuran besar patah dan menimpa punggung Priadi. Akibatnya, ia terhimpit bersama bibit sawit yang dibawanya.

Priadi Santoso dijaga istrinya, terbaring tak berdaya di RSUD Jaraga Sasameh Buntok sambil menanti uluran tangan dermawan untuk penanganan medis lebih lanjut.

BERITA62.COM, Barito Timur – Nasib malang menimpa Priadi Santoso, warga RT 03 Desa Lebo, Kabupaten Barito Timur. Lelaki berusia 50 tahun itu kini terbaring lemah di RSUD Jaraga Sasameh Buntok setelah tertimpa dahan kayu besar pada awal Maret 2025 lalu.

Peristiwa itu terjadi bertepatan dengan hari pertama bulan puasa, 1 Maret 2025. Saat hendak mengangkut bibit sawit, tiba-tiba dahan kayu berukuran besar patah dan menimpa punggung Priadi. Akibatnya, ia terhimpit bersama bibit sawit yang dibawanya.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian segera memberikan pertolongan, mengangkat dahan yang menindih tubuhnya, lalu membawanya pulang dengan tandu sederhana.

Priadi Santoso terbaring tak berdaya di RSUD Jaraga Sasameh Buntok sambil menanti uluran tangan dermawan untuk penanganan medis lebih lanjut.

Sejak kejadian itu, kondisi kesehatan Priadi kian memprihatinkan. Ia tidak lagi mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan, tubuhnya mengalami mati rasa dari bagian punggung hingga ke kaki. Karena keterbatasan ekonomi, keluarga hanya bisa merawatnya seadanya di rumah selama berbulan-bulan.

Baru pada 17 September 2025, setelah musyawarah keluarga, Priadi dibawa berobat ke Puskesmas Ampah. Dari sana, ia kemudian dirujuk ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk mendapatkan perawatan lebih intensif. Saat ini, ia memerlukan tindakan operasi pada bagian punggung dan pinggang serta perawatan luka yang menjalar hingga ke kaki dengan total biaya yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp15 juta.

“Abang saya sekarang benar-benar tidak berdaya. Kami berharap ada uluran tangan dari para dermawan untuk membantu biaya operasi dan perawatan. Kondisi ekonomi keluarga sangat terbatas sehingga kami tidak bisa menanggung sendiri beban biaya pengobatan ini,” ungkap Abadianto, adik kandung Priadi, Kamis, 18 September 2025.

Masyarakat yang ingin membantu dapat menyalurkan donasi melalui rekening BNI atas nama Abadianto dengan nomor 18-137-105-34. Informasi lebih lanjut bisa diperoleh dengan menghubungi Abadianto di nomor WhatsApp 0821-5489-6449.

Dukungan sekecil apa pun sangat berarti untuk meringankan beban keluarga dan membantu pemulihan Priadi Santoso. (BME-1)