Renungan Malam dan Prosesi Sakral Warnai Penutupan Orientasi CPNS Rutan Tamiang Layang

Penutupan masa orientasi bagi lima CPNS Rutan Tamiang Layang, Sabtu malam, 19 Juli 2025.

BERITA62.COM, Barito Timur – Dalam suasana penuh haru dan khidmat, Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur menggelar penutupan masa orientasi bagi lima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan Tahun 2024, Sabtu malam, 19 Juli 2025. Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, dan diikuti seluruh pejabat struktural serta jajaran pegawai.

Berlokasi di lapangan blok hunian, kegiatan dimulai dengan doa dan makan bersama sebagai bentuk keakraban dan penyegaran usai rangkaian pembinaan fisik dan mental yang telah dijalani sejak siang hari.

Kepala Rutan Tamiang Layang, menyampaikan bahwa momen kebersamaan ini penting sebagai penyeimbang antara kedisiplinan dan kehangatan dalam institusi.

“Setelah seharian penuh menjalani latihan dan pembekalan, sudah selayaknya kita duduk bersama, berbagi energi positif, dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Malam pun berlanjut ke acara puncak berupa renungan dan prosesi sakral penyiraman air kembang kepada para CPNS. Prosesi ini melambangkan pembersihan diri serta lahirnya semangat baru dalam mengemban tugas sebagai abdi negara di bidang pemasyarakatan.

“Selamat bergabung dan bertugas menjadi bagian dari keluarga besar Rutan Tamiang Layang. Terus junjung tinggi loyalitas dan integritas dalam setiap langkah pengabdian,” pesan Agung Novarianto.

Tidak berhenti di situ, para CPNS kemudian mengikuti prosesi penciuman tiga Bendera Pataka, yakni Pataka Merah Putih, Pataka Kementerian Hukum dan HAM, serta Pataka Pemasyarakatan. Simbol ini menjadi peneguhan komitmen, rasa hormat, serta kesetiaan kepada negara dan institusi pemasyarakatan yang mereka masuki.

Agung menegaskan bahwa makna kegiatan ini tak hanya berlaku bagi para CPNS, melainkan juga menjadi momen refleksi bagi seluruh pegawai Rutan.

“Prosesi malam ini adalah pengingat bagi kita semua agar selalu mengemban tugas dengan sepenuh hati, menjunjung nilai-nilai luhur, serta menaati segala ketentuan dan etika dalam bekerja,” tegasnya.

BACA  Tinjau Pompanisasi di Bantaeng, Presiden: Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Antisipasi Kekeringan

Penutupan ini menjadi penanda bahwa generasi baru pemasyarakatan telah siap menjalani tugas dan tanggung jawab mereka. Diharapkan, para CPNS tidak hanya menguasai kemampuan teknis, tetapi juga membawa semangat perubahan untuk mewujudkan pemasyarakatan yang lebih profesional, humanis dan berintegritas tinggi. (BME-1)