Komisi II DPRD Barito Timur Desak Pengawasan Ketat Distribusi Elpiji dan BBM Bersubsidi

Ketua Komisi II DPRD Barito Timur, Nelly Madelina Sihombing.

BERITA62.COM, Barito Timur – Komisi II DPRD Kabupaten Barito Timur mendesak pengawasan ketat terhadap distribusi elpiji 3 kilogram bersubsidi guna mengatasi kelangkaan serta ketidaksesuaian berat isi tabung elpiji yang dikeluhkan masyarakat.

Hal itu menjadi fokus dalam rapat yang digelar bersama mitra kerja di Tamiang Layang, Selasa, 4 Maret 2025. Rapat dihadiri Asisten I Setda Barito Timur, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (DisdagkopUKM), Kabid Perdagangan, perwakilan agen elpiji, serta pengelola SPBU di wilayah Barito Timur.

Ketua Komisi II DPRD Barito Timur, Nelly Madelina Sihombing, mengungkapkan bahwa selain masalah elpiji 3 kilogram, pihaknya juga menerima keluhan terkait antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di SPBU.

“Kami sudah menekankan kepada agen agar tabung elpiji ditimbang sebelum transaksi dilakukan. Ini untuk memastikan masyarakat menerima haknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Nelly usai rapat.

Komisi II juga menyoroti kurangnya jumlah pangkalan elpiji yang menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan tabung dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET).

“Kami menilai perlu ada penambahan pangkalan agar distribusi lebih merata dan masyarakat tidak harus membeli di pengecer dengan harga lebih tinggi,” tambahnya.

Terkait antrean panjang di SPBU, Komisi II DPRD Barito Timur meminta pemerintah daerah dan pengelola SPBU mengatur mekanisme distribusi agar pelangsiran tidak mengganggu akses masyarakat umum dalam mendapatkan BBM.

“Komisi II akan terus mengawal permasalahan ini agar kebutuhan masyarakat terpenuhi, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri yang biasanya mengalami peningkatan konsumsi,” kata Nelly. (BME-1)

BACA  Presiden Minta APBN Difokuskan untuk Ciptakan Lapangan Kerja dan Entaskan Kemiskinan